Sambil Nobar Piala Dunia 2026, Anggota Koramil 01/Bangko Gelar Komsos dan Patroli Kamtibmas Bersama
Anggota Koramil 01/Bangko Kodim 0321/Rohil duduk berdampingan dengan warga saat nobar Piala Dunia 2026 di Kedai Kopi
ROKAN HILIR (Sigapnews) – Guna memantau situasi keamanan wilayah sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, jajaran Kodim 0321/Rohil melalui Koramil 01/Bangko melaksanakan patroli dialogis yang dikemas secara humanis melalui kegiatan nonton bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 bersama masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (12/06/2026) dini hari tersebut dipimpin langsung oleh Serma Windi beserta 5 orang personel Koramil 01/Bangko lainnya.
Petugas menyambangi salah satu pusat keramaian warga di Jalan Perdagangan, tepatnya di Kedai Kopi "3821", Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir. Di lokasi tersebut, para personel TNI membaur bersama warga yang sedang antusias menyaksikan laga sengit antara Timnas Meksiko melawan Afrika Selatan melalui layar kaca.
Secara terpisah, Dandim 0321/Rohil Letkol Inf Diki Apriyadi S.Hub.,Int.,yang dikonfirmasi melalui Wadanramil 01/Bangko Kapten Cba Karnilawati menyampaikan bahwa aktivitas ini merupakan bagian dari metode Komunikasi Sosial (Komsos) kreatif di malam hari.
"Melalui momentum Nobar Piala Dunia 2026 ini, anggota di lapangan dapat langsung berkomunikasi santai dengan masyarakat. Kami mengajak warga untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan, khususnya selama gelaran piala dunia berlangsung," ujarnya.
Kehadiran personel TNI berseragam lengkap yang duduk berdampingan dengan warga di kedai kopi tersebut mendapat respons positif. Selain memberikan hiburan, kehadiran para Babinsa terbukti memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di malam hari.
Hingga peluit panjang akhir pertandingan ditiup, seluruh rangkaian kegiatan Nobar dan pemantauan Kamtibmas oleh anggota Koramil 01/Bangko di wilayah Kelurahan Bagan Barat berjalan dengan aman, tertib, dan k
ondusif. (Red)
Editor :Tim Sigapnews
Source : Tim Pendam XIX