PT Socfindo Gelar Kunjungan Lapangan BMP, Kelompok Tani Mandiri III Pelajari Teknik Budidaya Sawit
LABUHANBATU UTARA – PT Socfindo Kebun Aek Pamienke menggelar kegiatan Best Management Practice (BMP) melalui kunjungan lapangan bersama KUD Mandiri III Sei Tualang di Kebun Aek Loba, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi kelompok tani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan teknik budidaya kelapa sawit yang baik dan benar.
Kegiatan tersebut dihadiri Askep Aek Pamienke, Dadin dan Benny Sihotang, serta Askep Aek Loba, Jefri I. Saragih dan Nicolaus Marpaung. Turut hadir para asisten Divisi 4, Divisi 3, dan Divisi 1 Kebun Aek Loba.
Sebanyak 17 peserta dari Kelompok Tani Mandiri III Sei Tualang mengikuti rangkaian kegiatan yang berfokus pada pengenalan teknik budidaya, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama, hingga praktik panen kelapa sawit.
Askep Aek Pamienke, Dadin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja lapangan untuk memberikan pemahaman kepada kelompok tani mengenai penerapan teknik budidaya kelapa sawit melalui praktik langsung di lapangan.
"Kegiatan ini merupakan kunjungan kerja lapangan budidaya kelapa sawit di PT Socfindo Kebun Aek Loba bersama Kelompok Tani Mandiri III Sei Tualang yang diikuti sebanyak 17 peserta," ujar Dadin.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diperkenalkan dengan sejumlah tahapan penting dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Materi yang diberikan meliputi kultur teknis budidaya kelapa sawit, pengenalan kumbang penyerbuk, serta penerapan teknik budidaya melalui praktik langsung di lapangan.
" Peserta juga mengikuti praktik tunas perdana pada pokok N3, aplikasi janjang kosong (jangkos) secara manual dan mekanis, serta pengenalan kegiatan replanting atau peremajaan tanaman dan perawatan tanaman kacangan sebagai bagian dari pengelolaan perkebunan", kata askep
Selain itu, peserta memperoleh penjelasan mengenai aplikasi pengendalian hama kumbang Oryctes yang dikenal sebagai salah satu hama pada tanaman kelapa sawit. Pengenalan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran mengenai pentingnya pemeliharaan tanaman dan pengendalian organisme pengganggu tanaman di perkebunan.
Tidak hanya berfokus pada pemeliharaan, peserta juga mengikuti praktik panen perdana pada pokok N3 menggunakan alat dodos. Mereka turut memperoleh pengalaman mengenai teknik penyemprotan gulma berkayu atau anak kayu menggunakan alat semprot punggung (knapsack sprayer).
Berbagai materi tersebut memberikan kesempatan kepada anggota kelompok tani untuk melihat secara langsung penerapan teknik budidaya di perkebunan, mulai dari tahap pemeliharaan tanaman hingga pelaksanaan panen.
Kegiatan kunjungan lapangan ini dilaksanakan dalam rangkaian program CSR kemitraan PT Socfindo Kebun Aek Pamienke. Melalui kegiatan tersebut, kelompok tani mendapatkan kesempatan untuk memperluas pengetahuan sekaligus mengenal praktik pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara langsung.
Dadin menambahkan, kegiatan berlangsung dengan baik. Selain memperoleh pemahaman mengenai penanaman dan perawatan kelapa sawit, peserta juga mendapatkan pengalaman praktik penyemprotan anak kayu menggunakan alat knapsack.
"Kegiatan ini memberikan pengalaman kepada Kelompok Tani Mandiri III, baik dalam hal penanaman dan perawatan kelapa sawit maupun praktik penyemprotan anak kayu menggunakan knapsack," tutur Askep Dadin 
Melalui kunjungan lapangan BMP tersebut, pembelajaran teknis diharapkan dapat menjadi bekal bagi kelompok tani dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan kebun. Pengenalan praktik budidaya yang tepat juga menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan tanaman kelapa sawit secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pembelajaran berbasis praktik dalam program kemitraan, sehingga peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga melihat dan mencoba secara langsung tahapan pekerjaan di lapangan.(Red)
Editor :Dedek M Noor

