Satgas Yonif 136 Mengajar di Perbatasan, Bangun Semangat Anak Negeri
Danpos Kalome Lettu Inf Jeril memberi wawasan kebangsaan kepada anak-anak di SD Negeri Kalome, Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah
KALOME - Satgas Yonif 136/Tuah Sakti menggelar kegiatan mengajar dan berbagi di SD Negeri Kalome, wilayah perbatasan, dalam aksi sosial yang berlangsung pada April 2026.
Suasana berbeda tampak di ruang kelas SD Negeri Kalome. Derap sepatu loreng yang biasanya identik dengan tugas pengamanan, kali ini berubah menjadi langkah penuh kehangatan. Prajurit Satgas Yonif 136/Tuah Sakti hadir sebagai “guru dadakan”, membawa semangat baru bagi puluhan siswa di wilayah perbatasan tersebut.
Sejak pagi, tawa dan keceriaan anak-anak memenuhi ruangan. Para prajurit tidak hanya mengajarkan pelajaran dasar, tetapi juga menyisipkan nilai-nilai kebangsaan yang dikemas dengan cara sederhana dan menyenangkan.
“Kami ingin anak-anak di perbatasan tetap semangat belajar dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat,” ujar salah satu personel Satgas di lokasi.
Dalam kegiatan itu, para prajurit juga membagikan perlengkapan sekolah serta makanan ringan kepada siswa. Bantuan sederhana ini disambut antusias oleh anak-anak yang tampak penuh semangat mengikuti setiap sesi pembelajaran.
Kepala sekolah setempat mengapresiasi kehadiran Satgas yang dinilai memberi dampak positif bagi siswa. Menurutnya, keterlibatan TNI mampu memotivasi anak-anak untuk lebih giat belajar.
“Kehadiran bapak-bapak TNI memberi semangat baru bagi anak-anak kami. Mereka jadi lebih percaya diri dan termotivasi,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TNI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah perbatasan. Selain menjaga keamanan, prajurit juga mengambil peran aktif dalam mendukung pendidikan masyarakat.
Dengan kondisi geografis yang terbatas, akses pendidikan di daerah ini masih menghadapi berbagai tantangan. Kehadiran Satgas menjadi bukti bahwa peran TNI tidak hanya sebatas menjaga wilayah, tetapi juga membangun masa depan generasi muda.
Dari ruang kelas sederhana di perbatasan, harapan itu terus tumbuh. Aksi Satgas Yonif 136/Tuah Sakti menjadi gambaran nyata bahwa membangun bangsa tidak selalu melalui senjata, tetapi juga melalui ilmu dan kepedulian yang ditanamkan sejak dini.
Pen Tuah Sakti
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Tuah Sakti