Babinsa koramil04/Rupat Hadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Orang Asing
Babinsa koramil04/ Rupat melaksanakan kegiatan pengawasan orang asing dalam rangka meningkatkan kewaspadaan intelejen dalam mengamankan kedaulatan negara republik Indonesia.
BENGKALIS – Upaya memperketat pengawasan orang asing di wilayah perbatasan terus diperkuat. Babinsa Koramil 04/Rupat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat Kecamatan Rupat Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Kantor Camat Rupat, Rabu (29/4/2026).
Rapat yang dihadiri unsur pemerintah kecamatan, aparat keamanan, dan instansi terkait ini membahas strategi pengawasan terpadu di wilayah Rupat yang dinilai memiliki posisi strategis sebagai daerah perbatasan.
Sejak awal kegiatan, suasana diskusi berlangsung serius. Para peserta menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mencegah potensi pelanggaran oleh warga negara asing, termasuk aktivitas ilegal yang dapat mengganggu stabilitas wilayah.
Camat Rupat dalam sambutannya menegaskan bahwa pengawasan terhadap orang asing bukan hanya tugas satu instansi, melainkan tanggung jawab bersama.
“Pengawasan orang asing harus dilakukan secara terpadu. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga TNI, Polri, hingga masyarakat agar potensi kerawanan bisa dicegah sejak dini,” ujarnya di hadapan peserta rapat.
Ia juga menekankan bahwa wilayah Rupat sebagai daerah pesisir dan perbatasan memiliki tingkat kerawanan yang perlu diantisipasi secara serius, terutama terkait mobilitas keluar masuk orang asing.
Dalam forum tersebut, Babinsa Koramil 04/Rupat menyatakan kesiapan TNI AD untuk terus mendukung pengawasan di lapangan melalui deteksi dini dan pelaporan cepat jika ditemukan aktivitas mencurigakan.
“Kami siap bersinergi dengan semua pihak dalam melakukan pemantauan di wilayah. Keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar perwakilan Babinsa.
Selain membahas penguatan koordinasi, rapat juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam memberikan informasi apabila menemukan keberadaan orang asing yang tidak sesuai prosedur.
Melalui TIMPORA, diharapkan pengawasan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek pengawasan langsung di lapangan, termasuk pemetaan wilayah rawan.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sistem pengawasan terpadu di Kecamatan Rupat, guna memastikan wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif.
Sebagai penutup, seluruh peserta sepakat meningkatkan komunikasi dan koordinasi berkelanjutan agar setiap potensi ancaman dapat diantisipasi lebih cepat dan tepat sasaran.
Editor :Tim Sigapnews