Babinsa 03/Tpl dan Polres Inhil Kawal Panen Raya Jagung 2026
TEMPULING – Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 digelar di Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (18/05/2026). Kegiatan yang melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah hingga petani itu menjadi langkah nyata memperkuat program swasembada jagung nasional di wilayah Inhil.
Sejak pagi, lahan jagung di Desa Teluk Jira dipadati aparat dan masyarakat. Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora bersama jajaran turun langsung mengikuti panen sekaligus video conference nasional terkait program ketahanan pangan. Di tengah hamparan tanaman jagung yang siap dipanen, suasana tampak hidup dengan kehadiran petani dan tokoh masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Inhil Kompol Maitertika, Kabag SDM Kompol Yudha, Kabag Ops Kompol Buha Siahaan, PS Kabag Ren AKP Buha Raindah Munthe, Kasat Reskrim AKP Budi Winarko, Sekcam Tempuling Bazarimi, Babinsa Koramil 03/Tempuling Serka Wisnu Hartono, Kapolsek Tempuling Iptu Delni Atma Saputra, Kepala Logistik Bulog Mansyur Aris Purwanto, Kepala Desa Teluk Jira Surya Nata, PPL Pertanian Dito, para Ketua RT/RW, serta tokoh masyarakat Desa Teluk Jira.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora menegaskan panen raya tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen bersama menjaga ketahanan pangan daerah.
“Panen raya ini menunjukkan sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung swasembada jagung nasional. Kami ingin hasil pertanian masyarakat terus meningkat dan mampu menopang kebutuhan pangan,” ujar AKBP Farouk Oktora.
Sementara itu, Babinsa Koramil 03/Tempuling Serka Wisnu Hartono mengatakan pihaknya terus mendampingi petani mulai dari proses penanaman hingga masa panen agar produksi pertanian tetap stabil.
“Kami hadir untuk memberikan motivasi dan pendampingan kepada petani. Harapannya hasil panen jagung di Tempuling semakin meningkat setiap kuartalnya,” kata Serka Wisnu Hartono.
Kepala Desa Teluk Jira Surya Nata menyebut dukungan lintas sektor membuat petani semakin bersemangat mengelola lahan pertanian. Menurutnya, keberhasilan panen raya menjadi bukti bahwa sektor pertanian masih menjadi kekuatan utama masyarakat desa.
Panen raya jagung serentak tersebut kemudian ditutup dengan dialog singkat bersama petani dan peninjauan hasil panen di lokasi kegiatan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 03/Tpl