Personel Kodim 0302/INHU bersama pekerja lapangan kebut perakitan tapak pilon belakang pada pembangu
Di Tengah Hutan Kuansing, Tapak Jembatan Garuda Mulai Berdiri Kokoh
suasana di lokasi proyek terlihat sibuk. Sejumlah pekerja bersama personel pendukung dari wilayah Kodim 0302/INHU merakit besi tulangan satu per satu di atas pondasi yang telah dicor sebelumnya. Mereka bekerja secara manual dengan pengikatan besi menggunakan kawat baja untuk memastikan struktur tapak pilon berdiri kokoh.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang kini memasuki pengerjaan struktur penyangga utama. Tapak pilon sendiri berfungsi sebagai pondasi penahan beban kabel utama jembatan gantung sehingga pengerjaannya harus dilakukan secara presisi.
Di tengah teriknya cuaca, para pekerja tetap melanjutkan proses perakitan tanpa henti. Beberapa di antaranya terlihat mengatur posisi rangka besi agar sesuai ukuran teknis yang telah ditentukan di lapangan.
Salah seorang pekerja di lokasi mengatakan proses pengerjaan dilakukan bertahap agar hasil konstruksi tetap kuat dan aman.
“Perakitan tapak pilon ini memang harus teliti, karena nanti menjadi penyangga utama jembatan. Kami kerjakan bersama-sama supaya progresnya cepat selesai,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat membuka akses masyarakat Desa Bumi Mulya dan sekitarnya, terutama untuk memperlancar mobilitas warga serta distribusi hasil perkebunan dan pertanian.
Selain mempercepat konektivitas antarwilayah, proyek tersebut juga menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses transportasi, khususnya saat musim hujan dan debit sungai meningkat.
Hingga Kamis sore, proses perakitan tapak pilon belakang masih terus berlangsung dengan pengawasan teknis di lapangan guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana pembangunan tahap III.
Editor :Tim Sigapnews
Source : pendim