Babinsa Koramil 01/Bangkinang Pantau Ketersediaan BBM dan Ketertiban di SPBU
Tanamkan Kedisiplinan dan Cinta Tanah Air, Babinsa Koramil 01/Bkn Serda Novianto Jadi Pemateri Kemah
Tanamkan Kedisiplinan dan Cinta Tanah Air, Babinsa Koramil 01/Bkn Serda Novianto Jadi Pemateri Kemah Bela Negara DPW PKS Riau
Bangkinang — Dalam rangka membentuk karakter generasi yang disiplin dan cinta tanah air, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Riau menggelar kegiatan Kemah Bela Negara. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Sungai Torok, Desa Siabu, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Jumat (22/5/2026).
Hadir sebagai pemateri utama, Babinsa Desa Siabu, Serda Novianto, memenuhi undangan dari Ketua Pengurus Partai PKS untuk memberikan pembekalan langsung kepada ratusan peserta kemah mengenai Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Wawasan Kebangsaan.
Kegiatan Dihadiri Tokoh Penting dan Ratusan Peserta, Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Berdasarkan pantauan di lapangan, acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya : H. Ahmad Tarmizi, Lc., M.A. (Anggota DPRD Provinsi Riau sekaligus Ketua DPW PKS Riau), Bapak Fakhril (Ketua DPD PKS Kabupaten Kampar) Bapak Soni Martin (Sekretaris DPW PKS Riau) Serda Novianto (Babinsa Desa Siabu)
Sebanyak 235 Peserta yang merupakan anggota Partai PKS se-Provinsi Riau, Membentuk Watak Lewat Disiplin PBB
Setelah prosesi pembukaan, acara langsung dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Serda Novianto. Materi pertama yang diberikan adalah Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Kepada para peserta, Serda Novianto menegaskan bahwa PBB bukan sekadar latihan fisik biasa, melainkan media efektif untuk membentuk perwatakan, kekompakan, dan rasa persatuan. "PBB adalah wujud latihan fisik yang diarahkan untuk membentuk perwatakan, kedisiplinan, dan rasa persatuan di antara kita," ujar Serda Novianto di hadapan ratusan peserta.
Dalam sesi praktik, Babinsa menggembleng 235 peserta dengan mengenalkan 12 Gerakan Dasar PBB (mulai dari Sikap Sempurna, Istirahat di Tempat, Lencang Kanan, hingga Jalan di Tempat) serta memahami **3 Jenis Aba-aba (Petunjuk, Peringatan, dan Pelaksanaan) agar tercipta barisan yang solid dan serasi.
Penguatan 4 Konsensus Dasar Wawasan Kebangsaan
Tidak hanya fisik, mental dan pemikiran para peserta juga dibekali dengan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang). Serda Novianto mengingatkan seluruh kader PKS yang hadir untuk selalu berpegang teguh pada 4 Konsensus Dasar Berbangsa dan Bernegara, yaitu:
1. Pancasila : Sebagai landasan idiil, falsafah, dan ideologi negara.
2. UUD 1945 : Sebagai landasan konstitusional sekaligus hukum dasar tertinggi di Indonesia.
3. NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia): Bentuk negara yang wajib dijaga persatuannya dari Sabang sampai Merauke.
4. Bhinneka Tunggal Ika: Semboyan yang merangkai keberagaman suku, ras, agama, dan budaya menjadi satu kesatuan yang utuh.
Menjelang siang, seluruh rangkaian acara ditutup secara khidmat dengan menyanyikan lagu nasional "Satu Nusa Satu Bangsa" secara bersama-sama, sebagai simbol kebulatan tekad untuk menjaga keutuhan NKRI.
Editor :Tim Sigapnews