Sertu Ramadhan, Babinsa 09/Kemuning Pastikan Talang Jangkang Bebas Karhutla
Babinsa Koramil 09/Kemuning, Sertu Ramadhan, memimpin patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Talang Jangkang, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir.
KEMUNING, INHIL – Babinsa Koramil 09/Kemuning, Sertu Ramadhan, memimpin patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Talang Jangkang, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (4/6/2026) pukul 10.22 WIB. Dalam patroli yang melibatkan empat personel gabungan tersebut, petugas memastikan kondisi wilayah tetap aman setelah tidak menemukan titik api maupun asap di lokasi pemantauan.
Patroli dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi karhutla yang kerap menjadi perhatian saat musim kemarau. Tim gabungan yang terdiri dari satu personel TNI dan tiga warga masyarakat menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan terbakar untuk memastikan kondisi lapangan tetap terkendali.
Berdasarkan data lapangan, patroli dilaksanakan di sekitar koordinat 0,8486 LS dan 102,8278 BT dengan arah pemantauan 241 derajat barat daya (SW). Sepanjang jalur patroli, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lahan, vegetasi, serta lingkungan sekitar yang berpotensi memicu kebakaran.
Sertu Ramadhan mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini guna mencegah munculnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah binaan.
“Patroli rutin terus kami lakukan untuk memastikan wilayah tetap aman dari ancaman karhutla. Hasil pemantauan hari ini tidak ditemukan titik api maupun asap, sehingga kondisi di Desa Talang Jangkang masih terpantau aman dan terkendali,” ujar Sertu Ramadhan.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam patroli menjadi faktor penting dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran. Selain melakukan pemantauan, tim juga mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang dapat memicu kebakaran lebih luas.
Kegiatan patroli berlangsung dengan menyusuri sejumlah area perkebunan dan lahan terbuka yang dinilai memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi. Selama pelaksanaan patroli, petugas tidak menemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan titik api.
Langkah preventif tersebut sekaligus menunjukkan komitmen aparat kewilayahan bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap aman. Sinergi antara Babinsa dan warga diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan karhutla sejak dini sehingga potensi kerugian akibat kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 09/Kemuning Dim 0314/Inhil