Patroli Tapal Batas, Babinsa 07/Reteh Sosialisasikan Karhutla ke Warga Binaan
Babinsa Koramil 07/Reteh, Sertu Bendri A, bersama tiga warga binaan melaksanakan patroli tapal batas sekaligus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Pulau Kijang, Kec. Reteh, Kab. Inhil.
RETEH, INHIL – Babinsa Koramil 07/Reteh, Sertu Bendri A, bersama tiga warga binaan melaksanakan patroli tapal batas sekaligus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Pulau Kijang, Kec. Reteh, Kab. Inhil, Kamis (4/6/2026) pukul 08.30 WIB. Kegiatan yang menjadi prioritas di wilayah binaan tersebut dilakukan sebagai langkah nyata memperkuat pengawasan kawasan perbatasan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla.
Sejak pagi, tim gabungan yang terdiri dari satu personel TNI dan tiga warga menyusuri sejumlah titik di wilayah binaan yang dinilai memiliki potensi kerawanan, baik dari sisi keamanan wilayah maupun ancaman kebakaran lahan. Patroli dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman serta tidak ditemukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Di sela-sela patroli, Sertu Bendri juga menyampaikan sosialisasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi tersebut diberikan sebagai upaya pencegahan dini mengingat karhutla masih menjadi salah satu ancaman yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat dan lingkungan.
Sertu Bendri menegaskan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi dilakukan secara rutin sebagai bagian dari komitmen aparat kewilayahan dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.
“Patroli tapal batas dan sosialisasi karhutla terus kami laksanakan secara aktif karena menjadi prioritas di wilayah binaan. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran lebih luas,” kata Sertu Bendri.
Menurutnya, keterlibatan warga dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa upaya pencegahan karhutla tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat, tetapi memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya sinergi yang kuat, berbagai potensi gangguan dapat dideteksi lebih awal dan dicegah sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Selain melakukan pemantauan lapangan, tim juga berdialog dengan warga yang ditemui selama patroli. Masyarakat diingatkan agar segera melaporkan apabila menemukan indikasi titik api, asap, maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar serta mendapat respons positif dari masyarakat yang mendukung langkah preventif tersebut.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 07/Reteh Dim 0314/Inhil