Tak Hanya Bertugas di Medan, Prajurit Yonif TP 898/PC Aktif Mengelola Lahan Pertanian
Prajurit Yonif TP 898/PC Aktif Mengelola Lahan Pertanian
BANGKINANG – Prajurit Yonif TP 898/PC terlihat aktif melakukan perawatan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan milik satuan pada Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan pertanian satuan tersebut dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal menjelang masa panen.
Sejak pagi hari, sejumlah prajurit turun langsung ke lahan dengan membawa peralatan sederhana untuk melakukan pemupukan dan pengecekan kondisi tanaman. Di sela-sela rutinitas tugas kemiliteran, mereka memanfaatkan waktu untuk memastikan setiap tanaman memperoleh nutrisi yang cukup agar menghasilkan panen yang maksimal.
Komandan Yonif TP 898/PC mengatakan program ketahanan pangan yang dijalankan suatu hari tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketersediaan pangan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa prajurit tidak hanya siap menjalankan tugas pokok menjaga kelestarian negara, tetapi juga mampu berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan. Oleh karena itu, perawatan tanaman dilakukan secara rutin dan diukur agar hasilnya optimal,” ujarnya.
Menurutnya, tanaman jagung yang saat ini memasuki fase pertumbuhan memerlukan perhatian khusus, mulai dari pemupukan, pengendalian gulma hingga pemantauan kondisi tanah. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko gangguan yang dapat mempengaruhi produktivitas tanaman.
Di lapangan, para prajurit terlihat bekerja secara bergotong royong. Mereka berangkat setiap barisan tanaman sambil memastikan kondisi, daun, dan perakaran batang tetap sehat. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya keberlanjutan satuan dalam mengelola lahan pertanian secara produktif.
Salah seorang prajurit yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengaku bangga dapat berpartisipasi langsung dalam program ketahanan pangan satuan.
“Selain menjalankan tugas sebagai prajurit, kami juga mendapat pengalaman mengelola pertanian. Harapannya, tanaman yang kami rawat ini dapat memberikan hasil terbaik saat panen nanti,” katanya.
Keberhasilan program ketahanan pangan di lingkungan Yonif TP 898/PC diharapkan mampu menjadi contoh bahwa pemanfaatan lahan secara optimal dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi satuan maupun masyarakat sekitar. Dengan perawatan yang dilakukan secara intensif, seseorang optimistis tanaman jagung akan menghasilkan panen yang berkualitas dan berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di wilayah perbatasan.
Editor :Tim Sigapnews