Festival Pacu Jalur Tradisional Rayon I Hari Kedua Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Tepi
Ribuan Penonton Padati Tepian Tigo Muaro di hari Kedua
Inuman, 13 Juni 2026 – Festival Pacu Jalur Tradisional Rayon I Tahun 2026 hari kedua yang berlangsung di Tepian Tigo Muaro, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (13/6/2026), berjalan dengan aman, tertib dan meriah. Ribuan masyarakat tampak memadati arena pacu jalur untuk menyaksikan perlombaan budaya kebanggaan masyarakat Kuansing tersebut.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB ini dihadiri oleh Bupati Kuantan Singingi Dr. Suhardiman Amby, MM, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kuansing Immerson, Danramil 06/Cerenti Kapten Inf Yunasri, Kapolsek Cerenti IPTU Feri Fadli, SH, Camat Inuman Suparman, S.Pd., Kasubsektor Inuman IPTU Harifin, SH, Ketua KONI Kabupaten Kuansing Andi Cahyadi, Ketua Dewan Hakim Jalur Serma Syakarni, Ketua Umum Panitia Pacu Jalur Inuman Emri Nofdiles, S.Pd., para kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta diperkirakan sekitar 7.000 pengunjung.
Pada pukul 14.30 WIB, panitia melaksanakan start hilir pertama di pancang start yang mempertemukan Jalur Sonia Cempaka Kuansing Jalur melawan Alam Cahayo Tuah Nagori dari Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti. Sorak sorai penonton menambah semarak suasana perlombaan yang menjadi salah satu agenda budaya tahunan masyarakat Kuantan Singingi.
Pada hari kedua perlombaan ini, sebanyak 24 jalur ikut ambil bagian yang dipahami dalam 12 kali hilir. Seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dalam memperebutkan tiket menuju babak selanjutnya.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, pengamanan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kuansing KOMPOL A. Raymon Tarigan, S.Sos., MH, dengan melibatkan 95 personel gabungan yang terdiri dari 5 personel TNI, 35 personel Polri, 30 personel Satpol PP, 15 personel Dinas Perhubungan, dan 10 personel BPBD.
Hingga pukul 17.00 WIB, rangkaian Festival Pacu Jalur Tradisional Rayon I hari kedua masih berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Kehadiran aparat keamanan serta dukungan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran kegiatan budaya yang menjadi ikon Kabupaten Kuantan Singingi tersebut.
Festival Pacu Jalur tidak hanya menjadi ajang perlombaan tradisional, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan serta melestarikan warisan budaya daerah yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Babinsa Koramil 06 Cerenti