Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Sukaraja Masuk Tahap Pengecoran Balik Angkur di Sisi Seberang
Progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi terus dikebut. Hingga Selasa, 16 Juni 2026, pengerjaan telah memasuki tahap pengecoran balik angkur di tepi jauh atau sisi seberang sungai.
Pantauan di lokasi, sejumlah pekerja bersama personel TNI terlihat bahu-membahu mengoperasikan molen dan menyiapkan bahan. Tumpukan pasir, semen, dan kerangka besi angkur sudah siap dicor untuk memperkuat struktur utama jembatan.
Pengecoran balik angkur merupakan salah satu tahapan paling krusial dalam konstruksi jembatan gantung. Angkur berfungsi sebagai penahan utama kabel sling yang akan menopang seluruh beban jembatan. Pengerjaan di sisi seberang menandakan kemajuan fisik jembatan sudah mencapai lebih dari separuh.
“Alhamdulillah hari ini kita fokus pengecoran balik angkur di tepi jauh. Kalau angkur ini sudah kuat, tinggal penarikan kabel utama dan pemasangan lantai jembatan,” ujar salah seorang pekerja di lokasi.
Jembatan Gantung Garuda ini sangat dinantikan warga Desa Sukaraja. Selama ini, warga harus memutar jauh atau menggunakan perahu untuk mengangkut hasil kebun, terutama sawit, ke seberang.
Dengan adanya jembatan ini, akses warga akan jauh lebih cepat dan aman, terutama untuk anak sekolah dan distribusi hasil pertanian. Jembatan juga diharapkan memangkas biaya angkut dan mendorong perekonomian desa.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program TMMD dan dukungan pemerintah daerah untuk membuka keterisolasian desa-desa di Kuansing. Ditargetkan, jembatan dapat rampung dan diresmikan dalam beberapa bulan ke depan.
Editor :Tim Sigapnews