MTQ di Provinsi Riau Ke-44, resmi di Tutup di Kab. Kuansing
MTQ di Provinsi Riau Ke-44, resmi di Tutup di Kab. Kuansing
Dandim 0302/Inhu di wakili oleh Pabung Dim 0302/Inhu Mayor Inf Legimin menghadiri rangkaian kegiatan Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Astaka MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, Teluk Kuantan Kec. Kuantan Tengah Kab.
KUANSING - Dandim 0302/Inhu di wakili oleh Pabung Dim 0302/Inhu Mayor Inf Legimin menghadiri rangkaian kegiatan Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Astaka MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, Teluk Kuantan Kec. Kuantan Tengah Kab. Kuansing. Jumat (3/7) malam. Penutupan yang berlangsung hingga Sabtu dini hari itu menandai berakhirnya pelaksanaan MTQ dengan Kabupaten Rokan Hilir keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan 392 poin.
Acara dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi yang mewakili Gubernur Riau, unsur Forkopimda Provinsi Riau, kepala daerah dan perwakilan Kabupaten/Kota se-Riau, Forkopimda Kabupaten Kuantan Singingi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kafilah peserta MTQ.
Selain seremoni penutupan, panitia mengumumkan hasil akhir perlombaan. Kabupaten Bengkalis menempati peringkat kedua dengan 376 poin, sedangkan tuan rumah Kabupaten Kuantan Singingi berada di posisi ketiga dengan raihan 351 poin.
Pelaksana Tugas Bupati Kuantan Singingi, H. Mukhlisin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan MTQ hingga berlangsung aman dan lancar.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Kuantan Singingi sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Riau tahun ini. Kepercayaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar yang kami upayakan untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau juga mengajak seluruh peserta menjadikan MTQ sebagai momentum memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an.
"Kami berharap setelah MTQ ini berakhir, semangat mencintai Al-Qur'an tidak ikut berakhir. Justru inilah awal untuk semakin menghidupkan tradisi membaca, memahami, menghafal, mengamalkan, dan mendakwahkan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah keluarga, sekolah, masyarakat, serta lingkungan kerja kita masing-masing," katanya.
Dalam sambutan penutupan yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Riau mewakili Gubernur Riau, pemerintah provinsi menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana membangun karakter generasi Qurani dan memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
"Jadikan MTQ sebagai gerakan, bukan sekadar event. Juara boleh pulang, tetapi semangat Al-Qur'an harus tetap tinggal. Kami berharap pembinaan terus dilakukan agar lahir generasi Qurani yang berakhlak, moderat, dan siap bersaing hingga tingkat nasional," demikian pesan Gubernur Riau.
Selain penetapan juara umum, panitia juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang cabang lomba, termasuk lomba pawai ta'aruf dan perahu hias. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penurunan bendera LPTQ sebagai tanda berakhirnya MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga pukul 00.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, dengan dukungan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh panitia penyelenggara.
Editor :Tim Sigapnews