Progres Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap V di Inhu Capai 21,35 Persen
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap V terus dikebut. Hingga hari Sabtu, 11 Juli 2026, progres pekerjaan di wilayah Kodim 0302/Inhu sudah mencapai 21,35 persen.
Salah satu titik sasaran berada di Desa Talang Perigi, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu. Jembatan ini akan menjadi penghubung vital antara Desa Talang Perigi dengan Desa Talang Maju dan Desa Talang Limau.
Dari data di lapangan, bentangan jembatan direncanakan sepanjang 30 meter dengan lebar sungai 17 meter. Kedalaman air normal 2 hingga 3 meter, namun saat banjir bisa mencapai 7 meter dengan kecepatan arus 2 meter per detik. Jembatan ini nantinya akan dimanfaatkan oleh sekitar 600 warga.
Sementara pekerjaan lain masih berjalan. Distribusi material baru mencapai 7% dan pembuatan pondasi abutmen 5%. Untuk item pengelasan gapura, pembuatan garpu & anchor, pemasangan papan & ram kawat, plang anjuran, plang identitas, pengecatan, hingga bentangan seling masih 0%.
Pelibatan personel di lokasi terdiri dari 2 orang TNI dan 4 orang masyarakat. Cuaca di lokasi terpantau cerah sepanjang pagi hingga sore, sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar.
Meski progres berjalan, tim di lapangan menghadapi kendala. Lokasi jembatan jauh dari jalan besar dengan akses yang cukup sulit, terutama saat hujan. Selain itu material juga harus dilangsir secara manual ke titik pembangunan.
Pantauan di lokasi menunjukkan alat berat sudah diturunkan untuk membantu pembersihan lahan. Bouplank sebagai penanda pondasi juga sudah terpasang rapi, menandai dimulainya tahap konstruksi pondasi abutmen.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini merupakan program TNI AD untuk membuka keterisolasian desa dan mempermudah mobilitas warga dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Editor :Tim Sigapnews