Kebut Pengerjaan, Pembangunan Jembatan Garuda Batas Desa Tebun-Repan Capai Progres 82%
Lokasi pembangunan Jembatan Garuda di perbatasan Desa Tebun-Repan saat ini proses mencapai 82%.
TEBUN-REPAN (02/08/2026)– Progres pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan wilayah perbatasan Desa Tebun dan Desa Repan terus menunjukkan tren positif. Hingga awal Agustus 2026, pengerjaan fisik infrastruktur penghubung vital ini dilaporkan telah mencapai 82 persen dari target yang ditentukan.
Akselerasi pembangunan ini berhasil dicapai berkat sinergi kuat antara personel Babinsa TNI AD dan komitmen swadaya masyarakat kedua desa yang bahu-membahu mempercepat pengerjaan di lapangan. Setelah sebelumnya fokus pada perakitan besi tulangan dan pengecoran oprit, saat ini tim di lapangan tengah fokus menyelesaikan detail struktur atas serta persiapan tahap penyelesaian (finishing).
"Kerja bakti dan gotong-royong warga bersama TNI menjadi kunci utama cepatnya progres ini. Struktur utama jembatan sudah kokoh berdiri, dan saat ini kami terus mengebut sisa pengerjaan agar akses bisa segera dibuka total bagi masyarakat," ujar salah satu perwakilan pelaksana lapangan di area konstruksi.
Jembatan Garuda di batas Desa Tebun-Repan ini merupakan bagian dari program nasional Jembatan Perintis Garuda. Program ini dirancang oleh pemerintah bersama TNI untuk membuka isolasi wilayah, memperlancar mobilitas, serta memangkas waktu tempuh antar-desa.
Masyarakat setempat menyambut optimis capaian 82% ini. Kehadiran jembatan permanen tersebut diproyeksikan akan langsung berdampak pada:
Aktivitas Ekonomi: Mempermudah transportasi hasil pertanian dan perkebunan warga, sekaligus menekan biaya logistik daerah.
Akses Layanan Publik: Mempercepat akses anak-anak menuju sekolah dan memudahkan warga menjangkau fasilitas kesehatan terdekat.
Konektivitas Antar-Kawasan: Menghilangkan hambatan geografis yang selama ini membatasi interaksi sosial ekonomi warga Desa Tebun dan Desa Repan.
Dengan sisa pengerjaan yang tinggal 18 persen, proyek ini ditargetkan rampung seratus persen dalam waktu dekat agar manfaatnya dapat langsung dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Editor :Tim Sigapnews