Akses Tebun–Repan Segera Terbuka, Progres Jembatan Garuda Meranti Capai 86%
Lokasi pembangunan jembatan Garuda
MERANTI (RP) – Harapan masyarakat di wilayah perbatasan Desa Tebun dan Desa Repan, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menikmati infrastruktur transportasi yang layak akan segera terwujud. Hingga awal Agustus 2026, proyek pembangunan Jembatan Garuda yang digesa oleh personel TNI Angkatan Darat (TNI AD) bersama warga setempat dilaporkan telah menembus progres fisik sebesar 82 persen.Saat ini, pengerjaan di lapangan sedang difokuskan pada tahap pengecoran tiang buk (dinding sandaran jembatan) serta penimbunan dan pengecoran lantai oprit di kedua sisi jembatan. Akselerasi pembangunan ini terus dipacu guna memastikan infrastruktur penghubung tersebut dapat segera fungsional dalam waktu dekat.Pantauan di lokasi menunjukkan sinergi kemanunggalan yang kuat antara jajaran Babinsa se-Kecamatan Rangsang dan masyarakat lokal. Meski dihadapkan pada tantangan cuaca dan keterbatasan jalur distribusi material, pengangkutan semen, pasir, hingga rakitan besi penyangga tiang buk dilakukan secara gotong-royong demi mempercepat penyelesaian jembatan.Jembatan Garuda di Kepulauan Meranti ini merupakan bagian dari program nasional pembangunan ribuan jembatan perintis dan konektivitas desa yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Kehadiran jembatan beton permanen ini dirancang khusus untuk menggantikan akses penyeberangan lama yang dinilai sudah tidak layak dan membahayakan keselamatan warga.Tokoh masyarakat Desa Tebun menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran personel TNI AD yang terjun langsung memimpin proyek ini. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Jika jembatan ini rampung total, akses anak-anak menuju sekolah akan jauh lebih aman, dan jalur distribusi hasil perkebunan warga ke pusat kecamatan tidak lagi terhambat," ungkapnya penuh harap.Dengan sisa pengerjaan struktur atas dan penyelesaian oprit, Jembatan Garuda Tebun-Repan ditargetkan dapat rampung 100 persen dalam waktu dekat. Infrastruktur ini diharapkan menjadi urat nadi baru yang menggerakkan roda perekonomian dan mempererat interaksi sosial antardesa di pelosok perbatasan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 02 TEBING TINGGI