Hari Kedua, Babinsa Koramil 10/Pelangiran dan Warga Perketat Pendinginan Karhutla Desa Wonosari
PELANGIRAN — Tim gabungan masih berjibaku melakukan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kanal 11,5 Desa Wonosari, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Sabtu (8/8/2026). Memasuki hari kedua penanganan, api utama berhasil dipadamkan, tetapi kepulan asap masih melebar di area gambut yang terbakar.
Babinsa Koramil 10 Pelangiran bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan warga turun langsung ke lokasi untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyulut lahan. Area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1 hektare.
Sebanyak 20 personel terlibat dalam proses pemadaman dan pendinginan. Mereka terdiri atas satu personel TNI, empat anggota MPA, serta 13 warga. Tim menggunakan satu mesin Robin, slang isap, 12 gulung slang buang, satu nozzle, dan satu alat semprot manual.
Kondisi lapangan menjadi tantangan utama. Tim menghadapi lahan gambut yang kering dan tebal, semak belukar, cuaca panas, serta angin kencang. Jarak sumber air yang cukup jauh juga membuat proses pemadaman dan pendinginan membutuhkan upaya lebih.
"Api sudah padam, namun masih ada titik asap yang melebar sehingga pendinginan tetap kami lakukan untuk memastikan api tidak kembali muncul," kata salah satu personel di lokasi.
Tim mengarahkan penyemprotan ke area yang masih mengeluarkan asap. Langkah ini penting karena karakter lahan gambut memungkinkan bara api bertahan di bawah permukaan dan kembali membesar ketika mendapat pasokan oksigen atau kondisi kembali kering.
Petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait dan terus melaporkan perkembangan penanganan kepada komando atas. Hingga Sabtu siang, situasi di lokasi terpantau aman dan kegiatan pemadaman serta pendinginan masih berlangsung.
Lahan yang terbakar diketahui milik Rahmad, 52 tahun, warga Lahang Baru, Kecamatan Gaung. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Pelangiran.
Petugas kini memprioritaskan pendinginan menyeluruh untuk mencegah munculnya kembali titik api. Meski kobaran sudah berhasil dikendalikan, keberadaan asap yang masih melebar menunjukkan penanganan belum sepenuhnya selesai.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 10/Pelangiran