Tim gabungan menghadapi lahan gambut, cuaca panas, dan angin kencang saat memadamkan serta mendingin
Kodim 0302/Inhu Perkuat Pemadaman Karhutla di Sungai Guntung Hilir
Tim gabungan berjibaku di lahan gambut yang terbakar di tengah cuaca panas dan angin kencang.
RENGAT, 10 Agustus 2026 — Asap dan sisa bara masih menjadi perhatian tim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kodim 0302/Inhu di Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (10/8/2026). Memasuki hari keenam penanganan, tim bergerak melakukan pemadaman pada satu titik sekaligus mendinginkan di satu titik lainnya.
Kebakaran terjadi di lahan masyarakat dengan vegetasi semak belukar dan anakan kayu. Kondisi lahan berupa gambut membuat api tidak hanya muncul di permukaan, tetapi juga merambat di lapisan bawah tanah.
Di lokasi, tinggi api dilaporkan mencapai sekitar satu meter. Sumber air berada dalam radius sekitar 2 hingga 100 meter dari titik api sehingga masih dapat dimanfaatkan untuk mendukung operasi pemadaman.
Tim mengoperasikan sejumlah peralatan untuk menekan api dan mencegah bara kembali menyala. Peralatan tersebut antara lain satu mesin Mark-3, satu mesin Mini Stracker, selang hisap, selang penyalur berbagai ukuran, Y Connector, serta empat nozzle.
Personel mobilitas juga didukung empat kendaraan roda empat dan 18 kendaraan roda dua. Peralatan tersebut digunakan untuk menjangkau titik kebakaran sekaligus mempercepat distribusi udara ke area yang terbakar.
Penanganan Medan tidak mudah. Cuaca panas dan angin kencang menjadi tantangan utama karena dapat mempercepat penyebaran api serta membuat bara di lahan gambut kembali aktif.
Berdasarkan data lapangan, total area yang telah dipadamkan tercatat sekitar 7,9 hektare, sementara luasan kebakaran dan area yang masih belum tertangani masih dalam proses penghitungan. Rincian luasan per tim juga masih disesuaikan dengan hasil pengukuran di lapangan.
Untuk penyebab kebakaran, aparat masih melakukan penyelidikan. Sumber api saat ini masih dalam penyelidikan Polres Inhu.
Tim menyatakan operasi pemadaman dan pendinginan masih berlangsung untuk tidak ada bara api yang kembali memicu kebakaran. Setelah operasi hari ini, penanganan akan dilanjutkan pada hari Selasa.
Lokasi kebakaran berkisar sekitar 20 kilometer dari Koramil dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit. Hingga pemantauan terakhir, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.
Penanganan karhutla ini menjadi penting karena karakter lahan gambut memungkinkan api bertahan di bawah permukaan meskipun kobaran di atas tanah telah berkurang. Oleh karena itu, proses pendinginan dilakukan untuk memastikan titik panas benar-benar terkendali dan tidak kembali memicu kebakaran.
Editor :Tim Sigapnews
Source : pendim 0302/Inhu