Babinsa 07/Reteh Pimpin Pemadaman Karhutla di Desa Sanglar, 5 Ha Lahan Berhasil Dipadamkan
Serka Maihasan melaksanakan kegiatan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Sanglar, tepatnya di Parit Pulih dan Parit Sederhana, Kecamatan Reteh,
INDRAGIRI HILIR - Babinsa Koramil 07/Reteh Kodim 0314/Inhil Serka Maihasan melaksanakan kegiatan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Sanglar, tepatnya di Parit Pulih dan Parit Sederhana, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 14 Agustus 2026.
Kebakaran terjadi di Parit Sederhana RT 001 RW 10 yang berbatasan dengan Parit Pulih RT 001 RW 009 dengan titik koordinat 0°45'29,406"S 103°4'26,58"E. Ini merupakan hari ke-3 penanganan Karhutla di lokasi tersebut. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 5 Ha.
Dalam kegiatan pemadaman dan pendinginan tersebut, personel gabungan yang terlibat terdiri dari 1 orang TNI, 1 orang Polri, 2 orang Staf Desa, 8 orang BPBD dan 23 orang masyarakat. Alkap yang digunakan untuk pemadaman antara lain 2 unit Mesin Robin, 1 unit Mesin Ministrex, 1 unit Mesin Apung dan 36 Roll Selang. Jarak dari Koramil 07/Reteh menuju lokasi kurang lebih 25 KM.
Jenis lahan yang terbakar merupakan tanah gambut dan kebun kelapa tua yang tidak dirawat. Adapun pemilik lahan yang terdampak yaitu Amat Razali, H. Baharudin, Dedi Sahputra, Basir, Asdar dan H. Muklis. Sementara untuk penyebab atau sumber api masih dalam penyelidikan.
Serka Maihasan menyampaikan bahwa tim gabungan terus melakukan upaya maksimal untuk memadamkan api di tengah kondisi cuaca yang tidak mendukung.
"Kami bersama BPBD, Polri, Staf Desa dan masyarakat terus bekerja keras melakukan pendinginan titik api. Medan di sini cukup berat karena tanahnya gambut dan cuaca panas disertai angin yang berubah-ubah. Kami juga membuat pembatas agar api tidak meluas ke lahan warga lainnya," ujar Serka Maihasan.
Hingga saat ini progres pemadaman telah mencapai 100%. Luas lahan terbakar kurang lebih 5 Ha sudah berhasil dipadamkan dan titik api dinyatakan padam total. Titik asap juga sudah tidak terlihat lagi.
Salah satu warga Parit Sederhana mengapresiasi kerja keras tim di lapangan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak TNI, Polri, BPBD dan semua pihak yang sudah membantu memadamkan api di kebun kami. Kalau tidak cepat ditangani pasti sudah habis semua. Mudah-mudahan tidak ada lagi kebakaran," ujar warga.
Hambatan yang dihadapi di lapangan yaitu kondisi tanah gambut, cuaca panas dan arah angin kencang yang berubah-ubah. Upaya yang dilakukan tim yaitu melaksanakan pendinginan titik api secara merata dan membuat pembatas untuk mencegah api merambat.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 07/Reteh Dim 0314/Inhil