Lomba Video, Bung Ras : Jangan Jadi Penonton di Era Digital, Generasi Muda Harus Berani Berkarya
Photo : Sambutan Ketua Panitia Risky Akbar Sahlul Nasution
LABUHANBATU UTARA - GM FKPPI Kabupaten Labuhanbatu Utara menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba video kreatif yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor PC 0220 FKPPI Labura, Jalan Mayor Siddiq, Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kamis (20/8/26).
Usai kegiatan Penyerahan hadiah Lomba Video Kreatif, Ketua Panitia Risky Akbar Sahlul Nasution, dikomfirmasi wartawan mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memberikan ruang kepada generasi muda Labuhanbatu Utara dalam menyalurkan kreativitas, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital.
Menurut Risky, perkembangan media sosial dan teknologi digital harus dapat dimanfaatkan secara positif oleh pelajar, mahasiswa, serta generasi muda. Karena itu, lomba video kreatif yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan potensi.
“Giat ini sebagai wadah bagi generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa, untuk menyalurkan kreativitas dan kemampuan mereka di bidang digital. Kami ingin anak-anak muda di Labuhanbatu Utara tidak hanya menjadi penonton di era digital, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang positif dan bermanfaat,” ujar Risky.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan yang lebih luas. Menurutnya, potensi kreativitas generasi muda di Labura cukup besar dan perlu mendapat ruang serta dukungan dari berbagai pihak.
“Kami berharap ke depan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan. Bukan hanya dalam momentum HUT Kemerdekaan, tetapi juga pada momentum lainnya. Kalau memungkinkan, peserta dan kategori perlombaan juga dapat diperluas sehingga semakin banyak anak muda yang ikut berpartisipasi,” katanya.
Pria yang akrab disapa Bung RAS tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengirimkan karya, termasuk pihak-pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.
Ia menilai keberanian peserta untuk menghasilkan dan mempublikasikan karya merupakan bagian penting dari proses pengembangan kreativitas.
“Menang atau kalah itu bagian dari perlombaan. Yang paling penting adalah keberanian untuk berkarya, belajar, dan terus memperbaiki kemampuan. Kami berharap para peserta tidak berhenti setelah lomba ini selesai,” ujarnya.
Kesempatan itu, Ketua Panitia juga berpesan kepada generasi muda agar menggunakan media sosial secara bijak. Ia mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak dimanfaatkan untuk menyebarkan konten negatif, melainkan diarahkan untuk kegiatan yang edukatif, kreatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif. Jangan mudah terpengaruh dengan konten negatif. Jadikan teknologi sebagai sarana untuk belajar, berkarya, memperkenalkan potensi daerah, serta membangun masa depan,” tegas Risky.
Ia menambahkan, GM FKPPI Labura bersama berbagai elemen pemuda di daerah tersebut diharapkan dapat terus membangun kolaborasi untuk menghadirkan kegiatan yang mampu menggali potensi dan kreativitas generasi muda.
“Harapan kami, kegiatan ini menjadi langkah awal. Ke depan kita ingin semakin banyak kegiatan positif yang bisa memberikan ruang kepada generasi muda Labura untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya,” pungkasnya.(DMN)
Editor :Dedek M Noor