Puluhan Prajurit Batalyon 952/IB Buka Lahan Pertanian di Desa Petani
BENGKALIS — Puluhan prajurit Batalyon 952/IB bersama masyarakat membuka kawasan pertanian baru di Desa Petani, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (20/8/2026). Kegiatan karya bakti tersebut diarahkan untuk menyiapkan lahan produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah setempat.
Sejak pagi, personel TNI dan warga bekerja bersama membersihkan semak belukar yang menutupi lahan. Mereka memangkas vegetasi, meratakan permukaan tanah serta menata sejumlah petak agar dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.
Kehadiran prajurit membuat pekerjaan pembukaan lahan berlangsung lebih cepat. Warga turut mengambil bagian dalam setiap tahapan sehingga kegiatan tidak hanya menyasar hasil fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Lahan yang disiapkan nantinya diarahkan untuk penanaman komoditas pangan pokok dan hortikultura. Pemanfaatan kawasan tersebut diharapkan dapat menambah lahan produktif sekaligus mendukung ketersediaan pangan masyarakat.
Salah seorang prajurit yang terlibat mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap masyarakat dalam mengoptimalkan potensi pertanian desa.
“Kami bersama masyarakat berupaya menyiapkan lahan agar bisa segera dimanfaatkan. Harapannya, lahan ini benar-benar produktif dan memberikan manfaat bagi warga, terutama dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
Selain membuka lahan, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada petani setempat untuk memperluas area garapan. Lahan yang sebelumnya kurang produktif diharapkan dapat berubah menjadi kawasan pertanian yang menghasilkan.
Pemerintah desa dan masyarakat menyambut positif keterlibatan Batalyon 952/IB. Kehadiran prajurit dinilai tidak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga menambah motivasi warga untuk mengembangkan sektor pertanian.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini. Kehadiran prajurit membantu mempercepat pembukaan lahan dan membuat masyarakat semakin semangat untuk mengelolanya,” kata salah seorang warga.
Gotong royong tersebut sekaligus mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat. Interaksi selama bekerja menciptakan ruang kebersamaan sekaligus memperkuat sinergi dalam pengembangan potensi desa.
Setelah proses pembukaan selesai, lahan tersebut diharapkan segera dikelola dan ditanami. Pemerintah desa bersama warga didorong menjaga serta mengoptimalkan lahan agar manfaat ekonominya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kegiatan karya bakti Batalyon 952/IB menjadi bagian dari upaya mendorong pertanian berbasis masyarakat. Dari lahan yang sebelumnya kurang produktif, warga kini mendapat peluang untuk mengembangkan kawasan pertanian baru yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Desa Petani.
Editor :Tim Sigapnews