Hari Ketiga Babinsa Koramil 10/Pelangiran: Titik Api Padam, Pendinginan Terus Ditingkatkan
Pelangiran, Senin, 24 Agustus 2026 — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda lahan gambut seluas sekitar 3 hektare di kawasan Parit Antara dan Parit Pulai 3, Kelurahan Pelangiran, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (24/8/2026). Sebanyak 30 personel gabungan dikerahkan untuk memadamkan api dan mencegah titik panas kembali meluas.
Petugas dari Koramil 10 Pelangiran, Polsek Pelangiran, Damkar PT BNS, pihak kelurahan, serta masyarakat bergerak ke lokasi setelah kebakaran ditemukan. Mereka menghadapi kondisi lahan gambut yang kering dan tebal, ditambah semak belukar, cuaca panas, serta hembusan angin kencang.
Tim mengerahkan empat mesin Robin, dua selang isap, 20 gulung selang buang, empat nozzle, dan lima alat semprot manual untuk mempercepat proses pemadaman serta pendinginan.
Komposisi personel terdiri atas satu anggota TNI, dua anggota polisi, 10 personel Damkar PT BNS, dua unsur kelurahan, dan 15 warga. Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting karena karakter lahan gambut membuat api berpotensi menjalar dan menyisakan bara di bawah permukaan.
“Titik api sudah padam, namun masih menimbulkan titik asap yang melebar. Tim masih melaksanakan pendinginan,” demikian laporan kondisi terakhir dari lapangan.
Petugas tidak langsung meninggalkan lokasi setelah api terlihat padam. Mereka melanjutkan penyiraman dan pendinginan untuk memastikan bara yang masih tersimpan di lahan gambut tidak kembali memicu kebakaran.
Proses penanganan juga terkendala jarak sumber air yang cukup jauh. Kondisi tersebut membuat petugas harus mengoptimalkan peralatan yang tersedia untuk menjangkau area terdampak.
Sebanyak 13 pemilik lahan tercatat berada di sekitar area yang terbakar. Namun, hingga laporan terakhir, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Pelangiran.
Petugas juga berkoordinasi dengan unsur terkait dan terus memantau perkembangan di lokasi. Laporan penanganan selanjutnya disampaikan kepada komando atas sebagai bagian dari upaya pengendalian karhutla di wilayah Inhil.
Dengan titik api utama telah padam, perhatian tim kini beralih pada titik asap yang masih muncul. Pendinginan menjadi tahap krusial untuk mencegah kebakaran kembali membesar, terutama karena material gambut kering dapat menyimpan panas lebih lama di bawah permukaan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 10/Pelangiran