Pemadaman Karhutla 4 Titik di Desa Pancur, Babinsa Koramil 09/Kemuning Lakukan Penyekatan
Koptu Setiawan Harianto melaksanakan kegiatan pemadaman dan pendinginan Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Kodim 0314/Inhil.
INDRAGIRI HILIR - Babinsa Koramil 09/Kemuning Koptu Setiawan Harianto melaksanakan kegiatan pemadaman dan pendinginan Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Kodim 0314/Inhil. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 9 September 2026 di Parit 9 Dusun Kembang Makmur, Desa Pancur, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir.
Karhutla terpantau di empat titik dengan koordinat 0,61851 102,72133 dan 0,6253 102,7243 serta 0,62856 102,71975 dan 0,62576 102,72381. Jenis lahan yang terbakar adalah tanah gambut berupa kebun kelapa dan kebun sawit. Luas lahan terbakar diperkirakan sekitar 4 hektare dan masih dalam pendataan lebih lanjut.
Jarak dari Koramil 09/Kemuning menuju lokasi kejadian sekitar 50 kilometer. Personel yang terlibat dalam pemadaman terdiri dari dua personel TNI, lima personel Polri, lima orang staf desa dan lima orang masyarakat. Alat perlengkapan yang digunakan meliputi tiga unit mesin Robin, satu unit mesin mini tracker, tiga puluh roll selang, empat parang dan tiga ember.
Untuk penyebab dan sumber api masih dalam penyelidikan Polsek Keritang, termasuk pemilik lahan juga masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kondisi lahan gambut dengan cuaca panas dan arah angin kencang yang berubah ubah menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
Progres pemadaman saat ini untuk luas lahan terbakar sekitar 4 hektare, yang sudah dipadamkan sekitar 1 hektare atau 30 persen. Titik api padam total mencapai 30 persen dan tahap pendinginan titik asap juga masih 30 persen. Upaya yang dilakukan tim adalah melaksanakan penyekatan titik api, membuat pembatas dan melaksanakan pendinginan titik api agar tidak meluas.
"Kami bersama tim gabungan terus berupaya melakukan pemadaman di empat titik ini. Lahan gambut dengan cuaca panas dan angin kencang memang cukup menyulitkan. Saat ini baru 30 persen yang padam dan kami lakukan penyekatan serta pendinginan agar api tidak menyebar ke kebun warga lainnya," ujar Koptu Setiawan Harianto.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena dapat menimbulkan kerugian yang besar dan berdampak pada lingkungan.
"Kami harap masyarakat lebih peduli dan tidak membakar lahan sembarangan. Mari kita jaga bersama agar kejadian Karhutla ini tidak terulang kembali. Kami akan terus monitor dan lakukan pendinginan sampai benar padam," tambahnya.
Dengan kerja sama yang solid antara TNI, Polri, staf desa dan masyarakat, diharapkan pemadaman Karhutla di Desa Pancur dapat segera tuntas dan wilayah kembali aman.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 09/Kemuning Dim 0314/Inhil