Tim Mabes TNI Edukasi Warga Sukapiang Cegah Karhutla
Tim Penyuluhan Mabes TNI bersama pendamping dari Kodim 0302/Inhu kembali turun ke tengah masyarakat untuk memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Jumat (11/9/2026).
Tim Mabes TNI Edukasi Warga Sukapiang Cegah Karhutla
KUANTAN SINGINGI – Tim Penyuluhan Mabes TNI bersama pendamping dari Kodim 0302/Inhu kembali turun ke tengah masyarakat untuk memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Jumat (11/9/2026).
Kali ini, tim menyasar warga Sukapiang melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus edukasi mengenai langkah pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini.
Tim Penyuluh Mabes TNI berjumlah tujuh personel dipimpin Kolonel Endro Utomo. Mereka didampingi lima personel Kodim 0302/Inhu yang dipimpin Kapten Inf Bambang Kosasih.
Sebanyak 29 orang mengikuti kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, 12 peserta berasal dari unsur TNI, sementara 17 lainnya merupakan masyarakat.
Dalam kegiatan Komsos, penyuluhan diarahkan pada pentingnya keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api. Pendekatan langsung kepada masyarakat dinilai penting karena pencegahan Karhutla tidak hanya bergantung pada penanganan ketika api sudah muncul.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 11.30 WIB. Interaksi langsung antara tim dan warga juga menjadi ruang untuk menyampaikan langkah-langkah yang dapat dilakukan masyarakat dalam mencegah kebakaran, terutama saat kondisi lingkungan rawan terbakar.
Tim Penyuluhan Mabes TNI dijadwalkan kembali melaksanakan Komsos dan edukasi pencegahan serta penanggulangan Karhutla kepada warga di wilayah Kuantan Singingi pada Sabtu (12/9/2026).
Langkah tersebut menunjukkan bahwa pencegahan Karhutla terus didorong melalui sinergi antara aparat dan masyarakat, dengan menempatkan edukasi sebagai salah satu benteng awal sebelum ancaman kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
Editor :Tim Sigapnews