Struktur Utama Rampung, Babinsa 03/Tpl Ungkap Tiga Bagian Jembatan Sungai Gantang Masih Dikebut
KEMPAS - Struktur utama Jembatan Beton Dusun Simpang Teluk Medan di Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, telah rampung, tetapi sejumlah pekerjaan pelengkap masih terus dikejar. Babinsa Koramil 03/Tempuling, Sertu Ichlas Manalu, memantau perkembangan pembangunan tersebut pada Senin (5/10/2026).
Dari pemantauan di lapangan, pekerjaan tiang pagar jembatan kini mencapai 55 persen, sedangkan oprit sudah berada di angka 32 persen. Dua bagian ini menjadi pekerjaan konstruksi yang masih berjalan sebelum jembatan masuk ke tahapan akhir.
Sementara itu, pekerjaan pengecatan dan finishing belum dimulai. Kondisi tersebut menunjukkan pembangunan telah melewati sebagian besar pekerjaan struktur, namun masih membutuhkan penyelesaian pada bagian pelengkap dan tampilan akhir.
Sertu Ichlas memantau langsung kondisi pekerjaan dan berkomunikasi dengan tenaga yang berada di lokasi. Ia menilai setiap bagian yang belum selesai perlu terus dikawal agar penyelesaian jembatan berjalan secara bertahap.
“Pekerjaan utama sudah selesai, tetapi masih ada beberapa bagian yang harus dituntaskan. Kami melihat langsung perkembangannya agar pekerjaan yang tersisa bisa terus berjalan dan tidak ada tahapan yang terlewat,” ujar Sertu Ichlas.
Sejumlah pekerjaan sebelumnya telah mencapai 100 persen, mulai dari pembersihan, bowplang, penggalian pondasi, cerocok, lantai kerja, perakitan besi, pengecoran pondasi, hingga gelagar dan cor lantai jembatan.
Dengan kondisi tersebut, perhatian kini beralih pada pekerjaan yang belum mencapai target penuh. Tiang pagar harus mengejar sisa 45 persen, sementara oprit masih menyisakan 68 persen pekerjaan. Setelah keduanya selesai, pengecatan dan finishing menjadi tahapan berikutnya.
Pengerjaan pada hari itu melibatkan 14 orang, terdiri dari empat personel TNI dan 10 masyarakat. Tenaga tersebut mendukung proses penyelesaian pekerjaan yang masih berlangsung di lokasi.
“Kami tidak hanya melihat angka progres, tetapi juga kondisi pekerjaan secara langsung. Bagian yang belum selesai tetap perlu diperhatikan supaya hasil akhirnya baik dan aman digunakan masyarakat,” katanya.
Sertu Ichlas mengatakan pemantauan rutin juga menjadi sarana untuk mengetahui kendala yang mungkin muncul di lapangan. Dengan komunikasi langsung, perkembangan pekerjaan dapat diketahui tanpa hanya mengandalkan laporan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 03/Tempuling