Babinsa Koramil 07/Reteh, Peltu Nofiandi Sigap Bantu Padamkan Kebakaran 8 Rumah di Pulau Kijang
Babinsa Koramil 07/Reteh, Peltu Nofiandi melaksanakan kegiatan pemadaman kebakaran rumah warga di Jalan Panglima/Sederhana, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Selasa 6 Oktober 2026.
Reteh - Babinsa Koramil 07/Reteh, Peltu Nofiandi melaksanakan kegiatan pemadaman kebakaran rumah warga di Jalan Panglima/Sederhana, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Selasa 6 Oktober 2026.
Peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 08.00 WIB, menghanguskan 8 unit rumah kayu di RT 001/RW 001 Kelurahan Pulau Kijang. Dugaan sementara, sumber api berasal dari konsleting listrik yang bermula dari salah satu rumah warga.
Kronologis kejadian, sekira pukul 08.00 WIB, saksi atas nama Firman pertama kali melihat munculnya api dan asap dari rumah Hadi yang berada di sebelah rumahnya. Saksi kemudian berteriak ada api dan kebakaran, hingga warga sekitar yang tinggal di kawasan padat penduduk segera keluar rumah dan ikut meneriakan kebakaran.
Warga kemudian bergegas menuju lokasi dengan menggunakan ember dan sarana seadanya sambil menunggu bantuan pemadam kebakaran dari Kecamatan Reteh dan instansi terkait. Sebagian warga lain ikut membantu mengevakuasi barang barang milik pemilik rumah yang masih bisa diselamatkan.
Sekira pukul 08.30 WIB, bantuan alat pemadam kebakaran dari Kecamatan Reteh tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman bersama warga. Api berhasil dipadamkan total pada pukul 09.00 WIB dengan bantuan Damkar Viar 3 unit, mesin Ministrex 1 unit, mesin Robin 1 unit dan ember.
Akibat kebakaran tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 500.000.000. Adapun data korban kebakaran yakni M. Rasyid, Hadi, Firman, Sanuk, Fatmawati, Zainal, Sandi dan Rasmini. Kasus kebakaran tersebut kini dalam penyelidikan Polsek Reteh.
Peltu Nofiandi mengatakan bahwa Babinsa langsung bergerak cepat ke lokasi untuk membantu proses pemadaman.
"Begitu mendapat informasi ada kebakaran, kami langsung ke lokasi dan membantu warga mengevakuasi barang barang serta berkoordinasi dengan Damkar untuk pemadaman. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar Nofiandi.
Ia juga mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik.
"Kami mengimbau warga untuk selalu memeriksa instalasi listrik dan tidak menggunakan kabel yang sudah rusak. Ini penting untuk mencegah terulangnya kebakaran akibat konsleting listrik," ungkap Nofiandi.
Sementara itu, salah seorang warga Pulau Kijang mengaku panik saat api mulai membesar.
"Kami semua panik melihat api cepat membesar dan merambat ke rumah sebelah. Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan Damkar yang cepat datang membantu memadamkan api dan menyelamatkan barang kami," tutur warga Pulau Kijang.
Dengan adanya sinergi antara Babinsa, Damkar dan masyarakat, kebakaran berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam. Diharapkan warga Pulau Kijang tetap waspada dan saling menjaga keamanan lingkungan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 07/Reteh Dim 0314/Inhil