Api Padam, Babinsa 03/Tpl dan Tim Gabungan Cegah Karhutla Kembali Menyala di Kempas
KEMPAS - Meski sekitar satu hektare lahan di Parit Buncit, RW 02 RT 02, Kelurahan Kempas Jaya, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, telah berhasil dipadamkan, tim gabungan masih melakukan pendinginan pada hari kedua penanganan, Kamis (8/10/2026). Babinsa Koramil 03/Tempuling Sertu Ichlas Manalu bersama personel gabungan terus memeriksa area yang masih mengeluarkan asap untuk mencegah api kembali menyala.
Sebanyak 29 personel terlibat dalam penanganan tersebut, terdiri dari empat anggota TNI, lima personel Polri, delapan petugas BPBD, dua anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), dan 10 warga. Mereka mengerahkan dua mesin mini streker, 40 gulung selang, serta peralatan manual berupa parang, ember, dan cangkul.
Tantangan utama berada pada karakteristik lahan gambut yang bercampur semak kering. Meski api terbuka telah dipadamkan pada area sekitar satu hektare, petugas masih mendapati sekitar 0,8 hektare lahan berasap. Kondisi ini membuat proses pendinginan harus dilakukan secara cermat agar bara yang tersisa tidak memicu kebakaran susulan.
Sertu Ichlas Manalu menegaskan bahwa padamnya api yang terlihat belum menjadi alasan bagi tim untuk menghentikan penanganan.
“Kami masih fokus memeriksa dan mendinginkan bagian lahan yang berasap. Di tanah gambut, bara bisa bertahan di bawah permukaan dan kembali memicu api. Karena itu, setiap titik harus dipastikan benar-benar dingin sebelum penanganan dihentikan,” ujar Ichlas.
Selain kondisi gambut, cuaca mendung dan arah angin yang kencang turut menyulitkan petugas. Sumber air tersedia dari parit di sekitar lokasi, tetapi jaraknya sekitar 250 meter dari titik kebakaran sehingga penyaluran air membutuhkan upaya tambahan.
Lokasi kebakaran berjarak sekitar 30 kilometer dari Makoramil 03/Tempuling. Lahan yang terbakar diketahui milik Dermawan, sedangkan penyebab munculnya api masih dalam penyelidikan.
Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, MPA, dan masyarakat tetap bekerja bersama untuk memastikan proses pendinginan berjalan maksimal serta mengurangi risiko munculnya titik api baru.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 03/Tempuling