Pangdam XIX/TT : Prajurit Kodam XIX/TT Wajib Mahir Jurnalistik Demi Informasi Akurat.
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Membuka pelatihan jurnalistik dan publikasi berita
PEKANBARU – Rabu, 8 April 2026, menjadi hari istimewa bagi seluruh personel Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai. Aula Makodam XIX/Tuanku Tambusai pagi itu dipenuhi semangat para perwira, bintara, dan tamtama yang antusias mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Jurnalistik dan Publikasi Berita.
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan langkah strategis untuk membekali para prajurit agar mampu menjadi garda terdepan dalam penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kemampuan jurnalistik bagi setiap prajurit.
“Kemampuan jurnalistik ini sangat penting,” tegas Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.
Ia menambahkan bahwa di era digital yang serba cepat, prajurit Kodam XIX/Tuanku Tambusai harus mampu menyajikan berita yang tidak hanya cepat, tetapi juga terverifikasi kebenarannya.
“Kita harus bisa memberikan informasi yang benar-benar dapat dipercaya oleh masyarakat. Jangan sampai ada berita hoaks atau salah tafsir yang justru merugikan,” tuturnya.
Diklat ini dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan prajurit dalam menangkap momen, menulis berita secara efektif, hingga mempublikasikannya melalui berbagai kanal informasi. Materi yang diberikan meliputi teknik wawancara mendalam, penulisan berita yang kuat dengan kalimat aktif, hingga etika jurnalistik yang harus dijunjung tinggi.
Para instruktur yang dihadirkan merupakan profesional di bidang jurnalistik dan komunikasi publik, sehingga peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari pengalaman praktis di lapangan.
Tujuan utama pelatihan ini adalah memastikan setiap prajurit Kodam XIX/Tuanku Tambusai memiliki pemahaman yang kuat tentang cara menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan bertanggung jawab. Dengan bekal tersebut, diharapkan prajurit tidak hanya mampu menjalankan tugas militer, tetapi juga menjadi agen informasi yang kredibel di tengah masyarakat.
Kemampuan ini dinilai sangat penting dalam membangun citra positif TNI AD sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berkembang selama sesi pelatihan. Para prajurit menyadari bahwa kemampuan jurnalistik kini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kompetensi inti yang harus dimiliki di era modern.
Dengan keterampilan jurnalistik yang mumpuni, prajurit Kodam XIX/Tuanku Tambusai diharapkan siap menyajikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Editor :Tim Sigapnews