Menuju Tahap Akhir, Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap II Capai Progres 84,5%
Menuju Tahap Akhir, Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap II Capai Progres 84,5%
KAMPAR – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap II yang menghubungkan Desa Batu Gajah dan Desa Kusau Makmur, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, mencapai progres 84,5 persen hingga Senin malam (13/4/2026), dikerjakan tim Kodim 0313/KPR.
Deru aktivitas pembangunan masih terdengar di lokasi Jembatan Gantung Garuda. Proyek strategis yang menjadi harapan warga dua desa ini kini memasuki fase krusial setelah progres fisiknya menembus angka 84,5 persen.
Tim pelaksana dari Kodim 0313/KPR terlihat fokus menyelesaikan tahap akhir pekerjaan. Struktur utama seperti pondasi, bentangan seling, hingga pengelasan gapura telah rampung. Kini, perhatian diarahkan pada penyempurnaan detail serta penguatan keamanan jalur lintasan.
Di lapangan, sebanyak 14 personel gabungan terdiri dari 10 prajurit TNI dan 4 tenaga profesional terus bekerja memanfaatkan cuaca cerah. Sejumlah item pekerjaan mengalami percepatan signifikan.
Pemasangan papan dan ram kawat kini telah mencapai 40 persen. Sementara itu, pengerjaan plang identitas dan pengecatan memasuki tahap estetika dengan progres 42 persen. Adapun pemasangan plang anjuran tercatat di angka 26 persen.
“Progres saat ini sudah masuk tahap finishing. Kami optimalkan waktu yang ada agar pekerjaan selesai tepat waktu dengan kualitas maksimal,” ujar salah satu personel di lokasi proyek.
Jembatan sepanjang 75 meter ini dirancang untuk melayani kebutuhan 1.121 jiwa atau sekitar 500 kepala keluarga. Sebelumnya, warga harus menyeberangi sungai dengan kedalaman mencapai 7 meter, yang berisiko terutama saat debit air meningkat.
Dengan hampir rampungnya proyek ini, harapan masyarakat untuk mendapatkan akses yang lebih aman dan cepat semakin mendekati kenyataan.
Jika tidak ada kendala berarti, Jembatan Gantung Garuda akan segera difungsikan dalam waktu dekat. Kehadirannya diyakini tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Tapung yang selama ini terkendala akses.
Editor :Tim Sigapnews
Source : PENDIM 0313/KPR