Pastikan Ternak Sehat, Babinsa Koramil 03/Bgs Gencarkan Pengecekan PMK di Kepenghuluan Gelora
Pastikan Ternak Sehat, Babinsa Koramil 03/Bgs Gencarkan Pengecekan PMK di Kepenghuluan Gelora
Koptu Eko Syaputra laksanakan pengecekan PMK
BAGAN SINEMBAH – Upaya pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak terus menjadi prioritas jajaran Kodim 0321/Rohil. Sebagai langkah proaktif, Babinsa Koramil 03/Bgs, Koptu Eko Syahputra, melaksanakan kegiatan pengecekan kesehatan hewan ternak sapi milik warga di wilayah Kepenghuluan Gelora, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, pada Rabu (30/04/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 11.00 WIB ini menyasar sejumlah peternak sapi rumahan. Pengecekan dilakukan secara detail, meliputi pemeriksaan fisik pada bagian mulut, kuku, serta pemantauan suhu tubuh hewan. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa wilayah Kecamatan Bagan Sinembah, khususnya Kepenghuluan Gelora, tetap berada dalam zona hijau atau bebas dari kontaminasi virus PMK yang dapat merugikan ekonomi masyarakat.
Komandan Koramil (Danramil) 03/Bgs melalui Babinsa Koptu Eko Syahputra menyampaikan bahwa pemantauan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional. "Kesehatan hewan ternak adalah aset penting bagi warga kami. Jika satu ekor saja terpapar, dampaknya bisa meluas dan memukul ekonomi peternak lokal. Oleh karena itu, deteksi dini melalui pengecekan langsung di lapangan sangat krusial," ujar Koptu Eko di sela-sela kegiatannya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di beberapa kandang milik warga, Koptu Eko melaporkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda atau gejala klinis yang mengarah pada Penyakit Mulut dan Kuku. Seluruh ternak sapi yang diperiksa dalam kondisi sehat, nafsu makan baik, dan tidak menunjukkan adanya luka pada bagian mulut maupun sela-sela kuku.
Selain melakukan pemeriksaan fisik, Babinsa juga memberikan edukasi kepada para pemilik ternak.
Warga diimbau untuk selalu menjaga kebersihan kandang, rutin melakukan penyemprotan disinfektan, serta memperhatikan kualitas pakan. Para peternak juga diminta untuk segera melapor kepada Babinsa atau petugas kesehatan hewan setempat apabila mendapati ternak mereka menunjukkan gejala tidak sehat, seperti air liur berlebih, demam tinggi, atau luka pada kuku.
"Kami meminta peternak tidak perlu panik, namun harus tetap waspada. Kuncinya adalah kebersihan lingkungan kandang dan pola makan yang terjaga. Jika ada hal yang mencurigakan, segera hubungi kami agar bisa segera ditangani oleh tim medis hewan," tambah Koptu Eko.
Respon masyarakat terhadap kegiatan ini sangat positif. Para peternak merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang peduli terhadap kelangsungan usaha ternak mereka. Kegiatan pengecekan berakhir pada siang hari dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Secara terpisah, Dandim 0321/Rohil menegaskan bahwa seluruh personel Babinsa di bawah komandonya akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk memonitor perkembangan kesehatan hewan ternak di wilayah Rokan Hilir secara berkelanjutan. Langkah preventif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat peternak dan menjaga stabilitas pasokan daging di wilayah tersebut.
Editor :Tim Sigapnews

