Patroli Karhutla Rohil Nihil Titik Api, Babinsa Edukasi Warga
Babinsa Koramil 0321-02/TP Serda M Efendi Nasution bersama masyarakat melaksanakan patroli karhutla di Kepenghuluan Sintong Makmur
ROHIL - Babinsa Koramil 0321-02/TP Serda M Efendi Nasution bersama masyarakat melaksanakan patroli karhutla di Kepenghuluan Sintong Makmur, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (1/5/2026), dengan hasil nihil titik api.
Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di wilayah Rokan Hilir. Jumat (1/5/2026), Babinsa Koramil 0321-02/TP Serda M Efendi Nasution turun langsung melakukan patroli bersama masyarakat di Kepenghuluan Sintong Makmur, Kecamatan Tanah Putih.
Patroli dilakukan di sejumlah titik rawan dengan melibatkan satu personel TNI dan tiga warga setempat. Kegiatan menyasar area lahan terbuka yang berpotensi menjadi titik awal kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang cenderung panas.
Dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya titik api maupun indikasi kebakaran. Kondisi ini menjadi sinyal positif bahwa kesadaran masyarakat mulai meningkat dalam menjaga lingkungan.
“Patroli ini tidak hanya untuk memastikan tidak ada titik api, tetapi juga memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” ujar Serda M Efendi Nasution di sela kegiatan.
Selain patroli, Babinsa juga aktif memberikan sosialisasi kepada warga terkait bahaya karhutla, baik dari sisi kesehatan, kerusakan lingkungan, hingga potensi sanksi hukum. Imbauan diberikan secara persuasif agar masyarakat lebih memahami dampak jangka panjang dari kebakaran lahan.
Ia menegaskan, peran masyarakat sangat menentukan dalam mencegah karhutla. Tanpa keterlibatan aktif warga, potensi kebakaran akan sulit dikendalikan, terutama di wilayah dengan lahan gambut yang mudah terbakar.
Kegiatan patroli juga dilakukan dengan menyisir koordinat wilayah yang telah ditentukan, memastikan tidak ada aktivitas pembakaran liar. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tidak ditemukan hal menonjol.
Kolaborasi antara TNI dan masyarakat ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan sistem deteksi dini terhadap potensi kebakaran. Pendekatan ini dinilai efektif karena melibatkan langsung warga sebagai garda terdepan pengawasan lingkungan.
Dengan patroli rutin dan sosialisasi berkelanjutan, diharapkan wilayah Tanah Putih tetap terbebas dari karhutla. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama menjaga lingkungan sekaligus mencegah bencana sejak dini.
Editor :Tim Sigapnews