Babinsa Sugie Pimpin Aksi Nyata, Lahan Kosong Disulap Jadi Kebun Kangkung
Suasana pagi di Kampung Wonorejo, Dusun 01, Desa Sugie, tampak berbeda. Sejak pukul 08.00 WIB, Serma M. Amin, Babinsa Koramil 02/Moro Kodim 0317/TBK, sudah berada di tengah warga, memimpin langsung kegiatan pengolahan lahan demplo
SUGIE - Babinsa Koramil 02/Moro Kodim 0317/TBK, Serma M. Amin, memimpin pengolahan lahan demplot tanaman kangkung di Kampung Wonorejo, Dusun 01, Desa Sugie, sejak Jumat (1/5/2026) pagi, untuk mendorong ketahanan pangan masyarakat.
Sejak pukul 08.00 WIB, suasana Kampung Wonorejo, Dusun 01, Desa Sugie, tampak lebih ramai dari biasanya. Warga berkumpul di sebidang lahan yang sebelumnya terbengkalai. Di tengah mereka, Babinsa Koramil 02/Moro, Serma M. Amin, terlihat memimpin langsung kegiatan pengolahan lahan demplot.
Dengan cangkul di tangan, ia tak sekadar memberi instruksi, tetapi ikut bekerja bersama warga. Tanah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini mulai diolah menjadi lahan produktif untuk ditanami kangkung—komoditas cepat panen yang diharapkan mampu menunjang kebutuhan pangan warga.
“Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong menjadi sumber pangan. Kita ingin warga bisa mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada pasokan luar,” ujar Serma M. Amin di sela kegiatan.
Ia juga memberikan pendampingan teknis, mulai dari cara mengolah tanah, menyiapkan bedengan, hingga proses penanaman yang efektif. Pendekatan langsung ini membuat warga lebih mudah memahami dan termotivasi untuk menerapkannya secara mandiri.
Kegiatan demplot ini menjadi bagian dari upaya TNI dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat melalui hasil panen yang dapat dikonsumsi sendiri maupun dijual.
Demplot yang dikembangkan oleh Koramil 02/Moro ini dirancang sebagai lokasi percontohan. Ke depan, warga diharapkan dapat meniru pola pengelolaan lahan tersebut di pekarangan masing-masing.
Antusiasme warga terlihat jelas. Mereka terlibat aktif dalam setiap proses, mulai dari membersihkan lahan hingga menanam bibit kangkung. Semangat gotong royong pun menjadi kekuatan utama dalam kegiatan ini.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari Babinsa. Jadi lebih paham cara bertani yang benar,” ungkap salah seorang warga.
Melalui kegiatan ini, Babinsa tidak hanya membantu membuka lahan, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan. Jika terus berlanjut, program ini diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Moro.
Editor :Tim Sigapnews