Kodim Dumai Pacu Jembatan Garuda, Akses Warga Dibuka
Kodim 0320/Dumai Melalui Koramil 03/Sungai Sembilan Lanjutkan Pembangunan Jembatan Gantung Garuda. Foto Ilustrasi AI.
DUMAI – Suara mesin molen, benturan besi, dan teriakan komando terdengar bersahut-sahutan di tepian sungai Jalan Purwosalim, Kelurahan Tanjung Penyebal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Sabtu (2/5/2026).
Di sinilah lokasi personel Kodim 0320/Dumai melalui Koramil 03/Sungai Sembilan terus memacu pembangunan Jembatan Gantung Garuda, infrastruktur vital yang akan membuka konektivitas antara Kelurahan Tanjung Penyebal dan Kelurahan Basilam Baru.
Sejak pagi, belasan personel TNI bersama pekerja dan warga tampak berjibaku di medan berlumpur. Material pasir, batu split, dan perlengkapan konstruksi harus dipindahkan secara bertahap menuju titik pembangunan yang cukup jauh dari akses jalan utama.
Jembatan sepanjang 50 meter itu dibangun melintasi sungai selebar 20 meter dengan kedalaman udara sekitar 2 meter. Saat musim banjir, ketinggian udara di lokasi bahkan bisa mencapai 4 meter dengan kecepatan arus sekitar 3 meter per detik, membuat mobilitas warga selama ini kerap terhambat.
Jika rampung, jembatan ini akan menjadi akses utama bagi 260 jiwa atau 79 kepala keluarga yang selama bertahun-tahun bergantung pada kondisi pasang surut air untuk beraktivitas.
Pada pengerjaan hari ini, tim fokus pada pelangsiran material pasir dan batu split, pembuatan mal tiang angkur, serta pengecoran tiang pylon sebagai struktur utama penyangga jembatan.
Sebanyak 10 personel TNI, 4 pekerja, dan 2 warga masyarakat terlibat langsung dalam proses pembangunan. Cuaca cerah sejak pagi hingga sore turut membantu percepatan pekerjaan.
Meski demikian, tantangan lapangan masih cukup berat. Lokasi yang terpencil, kondisi pasang udara, hingga akses berlumpur membuat pendistribusian material harus dibantu alat berat.
Komandan Kodim 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, menegaskan pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, namun wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini bukan hanya sekedar infrastruktur, tetapi menjadi simbol hadirnya TNI AD di tengah rakyat. Kami berkomitmen terus mendukung percepatan pembangunan wilayah demi meningkatkan kesejahteraan dan kemudahan akses masyarakat. Semangat gotong royong antara TNI dan warga menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini,” tegas Dandim.
Di tengah lumpur, arus sungai, dan medan yang tidak mudah, pembangunan Jembatan Garuda terus melaju. Bagi warga Sungai Sembilan, jembatan ini bukan sekadar penghubung—melainkan harapan baru menuju kehidupan yang lebih mudah dan produktif.
Editor :Tim Sigapnews