May Day Hijau, TNI dan Buruh Tanam Pohon di Kateman
kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dilaksanakan pada hari Jum'at, 1 Mei 2026, di Parit 10, Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir.
INDRAGIRI HILIR – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Parit 10, Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (1/5/2026), berlangsung dengan nuansa berbeda.
Tidak ada aksi turun ke jalan ataupun orasi panjang. Sebaliknya, puluhan peserta memilih turun ke lahan terbuka, menanam pohon sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan generasi mendatang.
Kegiatan bertema “Bersatu Berkarya, Sejahtera Bersama” itu dihadiri berbagai unsur masyarakat, pekerja, tokoh setempat, serta aparat teritorial.
Dari unsur TNI, Sertu Edi Zalukhu, mewakili Danramil 06/Kateman Kodim 0314/Indragiri Hilir, tampak hadir sejak awal kegiatan dan ikut berbaur bersama warga.
Sejak pagi, suasana di lokasi terlihat penuh semangat. Warga, buruh, hingga pemuda desa membawa bibit pohon dan peralatan tanam menuju titik penghijauan. Di tengah terik matahari, mereka bekerja bersama, menggali tanah, menanam bibit, lalu memastikan setiap tanaman tertanam kokoh.
Kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan pelestarian lingkungan di wilayah binaan.
Sertu Edi Zalukhu mengatakan, momentum Hari Buruh tahun ini menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan bahwa kontribusi pekerja tidak hanya dalam sektor ekonomi, tetapi juga dalam menjaga kelestarian alam.
“Hari Buruh bukan hanya soal perjuangan hak pekerja, tetapi juga momentum untuk membangun kebersamaan dan kepedulian sosial. Melalui penanaman pohon ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik,” ujar Sertu Edi di sela kegiatan.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat yang begitu antusias menunjukkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga ekosistem di wilayah pesisir dan perkebunan.
Selain penanaman pohon, kegiatan juga diisi dengan dialog singkat antara aparat, buruh, dan tokoh masyarakat mengenai pentingnya menjaga stabilitas wilayah, memperkuat solidaritas, serta membangun budaya gotong royong.
Masyarakat menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai peringatan Hari Buruh dengan aksi nyata seperti penghijauan membawa pesan yang lebih kuat dan berdampak langsung.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban hingga selesai.
May Day di Kateman tahun ini membuktikan, perjuangan buruh tak selalu melalui suara lantang—kadang cukup lewat satu pohon yang ditanam bersama untuk masa depan yang lebih hijau.
Editor :Tim Sigapnews