Pembangunan Jembatan Garuda Sebuah Infrastruktur Vital Lahir dari Kepedulian TNI AD
Jembatan Garuda hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak tersebut..
INHIL - Di tengah hamparan wilayah Seberang Tembilahan, Kelurahan Kuala Muda Kecil, Kecamatan Tembilahan tepatnya di RT 01/RW 01 semangat gotong royong kembali hidup melalui pembangunan Jembatan Garuda—sebuah infrastruktur vital yang lahir dari kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat.
Dipimpin langsung oleh Danramil 06/Kateman, Kapten Inf Delmy Armansyah, pembangunan jembatan yang berlokasi di RT 001/RW 001 ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan solusi nyata atas kesulitan yang selama ini dirasakan warga.
Selama bertahun-tahun, masyarakat harus berjibaku dengan akses yang terbatas, bahkan anak-anak terpaksa menempuh perjalanan yang berisiko demi mengenyam pendidikan.
Kini, harapan itu mulai terwujud. Jembatan Garuda hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak tersebut. Dengan adanya jembatan ini, akses menuju sekolah menjadi lebih aman dan mudah bagi anak-anak, membuka jalan bagi masa depan yang lebih baik.
Tak hanya menyentuh sektor pendidikan, jembatan ini juga menjadi urat nadi perekonomian warga. Sebagai satu-satunya jalur menuju kebun masyarakat sekaligus penghubung ke desa tetangga, keberadaan Jembatan Garuda diyakini akan memperlancar distribusi hasil pertanian serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Menariknya, pembangunan ini tidak berjalan sendiri. Di bawah koordinasi Danramil 06/Kateman, kegiatan ini melibatkan kolaborasi erat antara TNI dan masyarakat. Ditambah dengan perkuatan personel dari Batalyon Teritorial Pembangunan, proses pengerjaan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi.
Direncanakan rampung dalam waktu kurang lebih satu bulan hari kerja, pembangunan Jembatan Garuda menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Lebih dari sekadar penghubung antarwilayah, jembatan ini adalah penghubung harapan, kesejahteraan, dan masa depan masyarakat Kuala Muda Kecil.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Babinsa Kateman