Garjas Kodim 0302/Inhu Uji Ketahanan Prajurit di Stadion Narasinga
Sejak matahari belum sepenuhnya meninggi, lapangan Stadion Narasinga sudah dipenuhi barisan prajurit kodim 0302/inhu. Suasana langsung berubah tegang ketika aba-aba dimulai—lari 12 menit menjadi pembuka yang menguras tenaga sekaligus menguji determinasi.
Tidak ada yang berjalan santai. Setiap langkah dipacu target, setiap detik bernilai penilaian. Nafas tersengal, keringat mengalir deras, namun satu hal terlihat jelas: tidak ada yang menyerah di lintasan.
Garjas Periodik I ini menjadi momen krusial bagi seluruh personel. Selain lari, mereka harus menuntaskan rangkaian tes lain seperti pull up, sit up, push up, dan shuttle run. Semua dilakukan berurutan, tanpa ruang untuk lengah.
“Ini bukan sekedar tes, ini standar kesiapan. Prajurit harus kuat, cepat, dan tahan. Kalau fisik lemah, tugas di lapangan akan terganggu,” tegas salah satu petugas pengawas di sela kegiatan.
Apa yang membuat kegiatan ini berbeda? Selain disiplin tinggi, cuaca panas justru menjadi tantangan tambahan. Namun alih-alih meningkat, kondisi tersebut malah memacu semangat para prajurit untuk membuktikan kemampuan terbaiknya.
Seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum pelaksanaan, memastikan keamanan selama kegiatan. Pengawasan ketat juga diterapkan untuk menjaga kualitas penilaian tetap obyektif dan transparan.
Salah satu prajurit Garjas mengaku menjadi ajang pembuktian diri. "Di sini kita diuji dengan jujur. Tidak bisa pura-pura kuat. Kalau kita tidak siap, pasti terlihat. Makanya kami latihan jauh-jauh hari," ujarnya.
Bagaimana hasilnya? Meski melelahkan, kegiatan berlangsung lancar dan tertib. Banyak prajurit yang mampu melampaui target minimal, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Garjas bukan sekedar rutinitas rutin. Di tangan prajurit Kodim 0302/Inhu, ini adalah arena pembuktian—bahwa kesiapan fisik adalah harga mati dalam setiap pengabdian.
Editor :Tim Sigapnews
Source : pendim 0302/inhu