Kabut Tekan Hasil Nelayan, Babinsa Turun Serap Aspirasi
Penurunan hasil tangkapan ikan akibat kabut tebal di wilayah Kecamatan Durai mendorong Babinsa Desa Telaga Tujuh, Pelda Erdianto, turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi warga nelayan, Selasa pagi sekitar pukul 10
KEPRI — Penurunan hasil tangkapan ikan akibat kabut tebal di wilayah Kecamatan Durai mendorong Babinsa Desa Telaga Tujuh, Pelda Erdianto, turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi warga nelayan, Selasa pagi sekitar pukul 10.45 WIB.
Di pesisir RT 001/RW 001, Pelda Erdianto terlihat berdialog santai namun serius dengan sejumlah nelayan. Percakapan berlangsung terbuka, membahas kondisi terkini yang dihadapi para pencari ikan di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu.
Salah satu nelayan, Tirmidzi (42), mengungkapkan bahwa kabut yang sering muncul dalam beberapa hari terakhir menghambat aktivitas melaut.
“Sekarang hasil tangkapan jauh berkurang. Kabut tebal bikin jarak pandang terbatas, jadi kami tidak bisa melaut jauh seperti biasa,” ujarnya secara langsung.
Menanggapi hal tersebut, Pelda Erdianto tidak hanya mendengarkan, tetapi juga memberikan dorongan moril serta mengingatkan pentingnya keselamatan saat melaut. Ia menegaskan bahwa kondisi cuaca harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan aktivitas di laut.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tetap aman dan didengar. Keselamatan harus diutamakan, jangan memaksakan melaut saat kondisi tidak memungkinkan,” tegasnya di hadapan warga.
Kegiatan komunikasi sosial (komsos) ini menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus memetakan persoalan yang berkembang di wilayah binaan.
Dengan turun langsung ke lapangan, Babinsa dapat memperoleh gambaran nyata situasi ekonomi dan sosial warga.
Selain itu, interaksi ini juga memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi dinamika lingkungan, khususnya yang berdampak langsung pada mata pencaharian warga pesisir.
Hingga siang hari, kegiatan berlangsung aman dan penuh keakraban.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya menjadi simbol pengawasan wilayah, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap kondisi warga binaan.
Langkah cepat dan responsif ini menegaskan peran Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung ketahanan ekonomi masyarakat di daerah pesisir.
Editor :Tim Sigapnews
Source : PENDAM XIX