Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Masuki Tahap Penggalian Pondasi Abutment
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Masuki Tahap Penggalian Pondasi Abutment
Kuantan Singingi – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun III, Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, kini memasuki tahap semacam pondasi abutment jembatan gantung. Proses pekerjaan tersebut mulai dilaksanakan pada Jumat (08/05/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan pengerjaan pembangunan jembatan gantung Garuda terus berjalan. Sebelumnya, kegiatan pembangunan diawali dengan peletakan batu pertama oleh Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo.
Jembatan Perintis Garuda ini dibangun untuk menghubungkan Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso serta menjadi jalur alternatif bagi masyarakat, terutama bagi para pelajar saat banjir melanda daerah tersebut.
Adapun jembatan yang dibangun memiliki panjang bentangan sekitar 25 meter dengan lebar sungai sekitar 20 meter. Kedalaman air sungai berkisar antara 5 hingga 7 meter, sementara saat banjir ketinggian udara dapat mencapai 2 meter dengan kecepatan arus normal sekitar 2 meter per detik.
Babinsa Kodim 0302/Inhu yang berada di lokasi pekerjaan mengatakan bahwa proses gelombang pondasi abutment telah mulai dilakukan hari ini.
“Hari ini sudah dimulai proses membentuk pondasi abutment pembangunan jembatan gantung Garuda di Dusun III Desa Sukaraja,” dia saat dihubungi suaralira.com.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam proses pengerjaan tersebut personel TNI bersama masyarakat setempat serta bergotong royong membantu pekerjaan pembangunan jembatan.
“Dalam pekerjaan ini pihak TNI bersama beberapa masyarakat ikut membantu proses pengerjaan,” tambahnya.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut dinilai sangat penting karena dapat mempersingkat jarak dan waktu tempuh antara dua wilayah.
“Jika diumpamakan, perbedaan waktu perjalanan antara dua desa sekitar 30 menit dengan selisih jarak sekitar 10 kilometer. Maka dibangunlah jembatan ini di titik yang tepat antara Desa Sukaraja dengan Hulu Teso,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga desa yang enggan disebutkan mengaku senang dengan dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda memang sangat dibutuhkan masyarakat dan para pelajar.
“Kami merasa senang karena jembatan ini memang dibutuhkan masyarakat dan anak sekolah,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa terdapat ratusan kepala keluarga yang tinggal di dua wilayah tersebut, sehingga keberadaan jembatan akan sangat membantu aktivitas sehari-hari.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendim 0302/Inhu