Satgas TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Desa Sanglap
BATANG CENAKU, INHU – Progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III di Desa Sanglap, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Selasa (12/5/2026), pengerjaan proyek strategis yang menjadi akses penghubung utama masyarakat desa tersebut telah mencapai 30,30 persen.
Pembangunan jembatan yang berada di bawah pengawasan Kodim 0302/Inhu itu ditujukan untuk membuka dan memperkuat akses Jalan Poros Desa Sanglap yang selama ini menjadi jalur utama mobilitas masyarakat. Sedikitnya 700 warga diproyeksikan akan menerima manfaat langsung dari keberadaan jembatan tersebut.
Di lokasi pekerjaan, personel TNI bersama pekerja dan masyarakat tampak terus berjibaku menyelesaikan tahapan pembangunan. Sejumlah pekerjaan dasar telah rampung sepenuhnya, di antaranya pemasangan bouwplank, pembersihan lahan, penyiapan lokasi pondasi, serta pembukaan badan jalan untuk distribusi material.
Sementara itu, pengerjaan fondasi abutmen telah mencapai 37 persen dan distribusi material berada pada progres 51 persen. Adapun beberapa tahapan lain seperti pengelasan gapura, pemasangan bentangan sling, pembuatan anchor, hingga pemasangan papan dan ram kawat masih dalam tahap persiapan awal.
Jembatan gantung tersebut dirancang memiliki panjang bentangan 30 meter dengan lebar sungai sekitar 11 meter. Kedalaman air di lokasi mencapai 3 hingga 4 meter, sementara saat musim banjir ketinggian air dapat meningkat hingga 2 meter dengan kecepatan arus normal sekitar 2 meter per detik.
Pelaksanaan pembangunan melibatkan sebanyak 17 personel gabungan yang terdiri dari 9 anggota TNI, 3 pekerja teknis, dan 5 warga masyarakat. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi bentuk nyata semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan.
Meski progres pembangunan berjalan sesuai target, tim di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala, terutama akses menuju lokasi jembatan yang cukup sulit dilalui, khususnya saat hujan turun. Selain itu, material pembangunan juga harus dilangsir secara manual karena medan yang terbatas.
Namun demikian, kondisi cuaca cerah sepanjang hari turut mendukung kelancaran aktivitas pembangunan di lapangan. Hingga sore hari, situasi pelaksanaan kegiatan dilaporkan aman dan tidak ditemukan adanya hambatan menonjol.
Program pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III ini menggunakan sumber anggaran dari Mabesad yang disalurkan melalui Kodim 0302/Inhu dengan total anggaran yang telah diterima sebesar Rp100 juta.
Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat Desa Sanglap, mempercepat distribusi hasil perkebunan dan pertanian, serta meningkatkan konektivitas wilayah pedalaman di Kabupaten Indragiri Hulu.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendam XIX