Babinsa Bengkalis Turun, Generasi Muda Diperangi dari Ancaman Narkoba
Babinsa Merbau pratu Hasibuan sosialisasikan bahaya narkoba di desa binaan
BENGKALIS – Ancaman peredaran narkotika yang terus menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan remaja dan generasi muda, mendapat perhatian serius jajaran Tentara Nasional Indonesia. Minggu (17/5/2026), Pratu Hasibuan, Babinsa Koramil 06, turun langsung ke desa binaannya di Kabupaten Bengkalis untuk menggelar sosialisasi bahaya narkoba kepada warga dan kalangan pemuda.
Kegiatan yang berlangsung di tengah permukiman warga itu diikuti tokoh masyarakat, pemuda, serta sejumlah orang tua. Dengan pendekatan dialog terbuka, Babinsa menyampaikan berbagai dampak nyata penyalahgunaan narkoba, mulai dari kerusakan kesehatan, kehancuran ekonomi keluarga, hingga ancaman hilangnya masa depan generasi penerus bangsa.
Dalam penyampaiannya, Pratu Hasibuan menegaskan bahwa peredaran narkoba kini tidak lagi mengenal usia, profesi, maupun wilayah. Desa, menurutnya, harus menjadi benteng pertama dalam mencegah masuknya barang haram tersebut.
“Peredaran narkoba adalah musuh bersama. Kami mengingatkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak tergoda untuk mencoba ataupun terlibat dalam bentuk apa pun,” tegas Pratu Hasibuan di hadapan warga.
Babinsa juga menyampaikan peringatan keras tentang dampak destruktif narkoba yang bisa menghancurkan kehidupan seseorang hanya dalam waktu singkat.
“Sekali terjerumus, hidup bisa hancur. Tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi keluarga pun ikut menanggung akibatnya. Jangan pernah bermain-main dengan narkoba,” lanjutnya dengan nada tegas.
Dalam kegiatan tersebut, Pratu Hasibuan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif melakukan pengawasan lingkungan, terutama terhadap aktivitas mencurigakan yang berpotensi berkaitan dengan peredaran narkoba.
Menurutnya, perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada Badan Narkotika Nasional atau aparat penegak hukum semata. Keterlibatan tokoh masyarakat, pemuda, guru, dan orang tua dinilai menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika di tingkat desa.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku semakin memahami bahaya narkoba dan pentingnya pengawasan sejak lingkungan keluarga.
Melalui sosialisasi langsung seperti ini, Babinsa Kodim 0303 Bengkalis berharap desa binaan tetap steril dari peredaran narkoba, sekaligus mampu melahirkan generasi muda yang sehat, produktif, dan siap menjadi masa depan bangsa.
Editor :Tim Sigapnews
Source : PendamXIX