Mayor Anam Pimpin Apel Siaga, Yonif 953/HR Siap Bergerak Cepat
Yonif 953/HR menegaskan level kesiagaan tertinggi dan komitmen harga mati dalam menjaga keutuhan bangsa, membuktikan bahwa mereka siap digerakkan ke medan tugas dalam hitungan menit.
Keritang — Ratusan prajurit Batalyon Infanteri 953/Harimau Rawa (Yonif 953/HR) mengikuti Apel Gelar Kesiagaan Pasukan di Lapangan Markas Komando Yonif 953/HR, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Kamis (15/5/2026). Apel yang dipimpin langsung Komandan Yonif 953/HR Mayor Inf Anam Ahmad Musadila itu digelar untuk memastikan kesiapan personel dan material dalam menghadapi dinamika keamanan nasional yang terus berkembang.
Sejak pagi, suasana markas terlihat berbeda. Di tengah rintik hujan ringan, prajurit bersenjata lengkap berdiri rapi dengan perlengkapan tempur penuh. Kendaraan taktis, alat komunikasi, hingga perlengkapan lapangan disiapkan untuk diperiksa satu per satu dalam inspeksi mendadak yang dilakukan pimpinan satuan.
Mayor Inf Anam Ahmad Musadila menegaskan kesiapan tempur merupakan harga mati bagi setiap prajurit TNI AD, khususnya Yonif 953/HR yang dikenal sebagai satuan dengan mobilitas tinggi di wilayah penugasan.
“Negara tidak boleh kalah oleh ancaman apa pun. Saya minta seluruh prajurit berada pada level kesiagaan tertinggi, matangkan naluri tempur, dan pastikan seluruh perlengkapan siap bergerak dalam hitungan menit,” tegas
Mayor Anam di hadapan pasukan.
Dalam kegiatan itu, seluruh perlengkapan operasional diperiksa secara detail, mulai dari senjata organik, ransel tempur, hingga kendaraan pendukung. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada hambatan teknis apabila sewaktu-waktu pasukan harus diterjunkan ke lapangan.
Tak hanya kesiapan fisik, kemampuan respons cepat personel juga diuji melalui simulasi alarm kesiapsiagaan. Hasilnya, seluruh prajurit mampu berkumpul di titik siaga dengan perlengkapan lengkap dalam waktu kurang dari tujuh menit. Capaian tersebut dinilai menjadi indikator tingginya disiplin dan efektivitas komando di tubuh Yonif 953/HR.
Suasana apel semakin menegangkan ketika Komandan Satuan secara mendadak menguji kemampuan taktis sejumlah prajurit dua (Prada). Beberapa personel diminta menjelaskan prosedur tetap pengamanan dan langkah penanganan situasi darurat. Seluruh prajurit yang ditunjuk mampu menjawab dengan tegas dan tepat.
Mayor Anam menilai kesiapan mental dan pemahaman doktrin menjadi faktor penting selain kemampuan fisik di lapangan.
“Kesiapan prajurit bukan hanya soal senjata dan perlengkapan, tetapi juga kesiapan mental, disiplin, dan pemahaman tugas,” ujarnya.
Apel gelar kesiagaan ditutup dengan yel-yel satuan Harimau Rawa yang menggema di lapangan markas. Semangat para prajurit terlihat membara sebagai simbol komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah berbagai tantangan keamanan yang terus berkembang.
Editor :Tim Sigapnews
Source : YONIF TP 953/HR