Ponpes Baiturrahman An-Nizhom Minas Lepas Ratusan Santri Angkatan XI
MINAS – Suasana haru bercampur bangga halaman Pondok Pesantren Baiturrahman An Nizhom, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Sabtu, 23 Mei 2026. sebanyak 282 santri dan santriwati resmi diwisuda dalam acara penamatan kelas XII dan IX serta Wisuda Tahfidz Tahun Ajaran 2025–2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu menampilkan sejumlah pejabat daerah, tokoh agama, wali santri, hingga masyarakat. Pemerintah Kabupaten Siak diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Romy Lesmana, sementara Polres Siak diwakili Kapolsek Minas Kompol Syahrizal SH MH MSi.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat sejak lagu Indonesia Raya dikumandangkan hingga pembagian sertifikat izin. Namun, momen paling mengharukan terjadi saat para santri mencuci kaki kedua orang tua mereka sebagai simbol penghormatan dan rasa terima kasih atas perjuangan berkontribusi serta mendidik mereka.
Tangis haru pecah di antara wali santri yang hadir. Sejumlah orang tua tampak tak mampu menahan air mata saat anak-anak mereka bersimpuh memohon doa restu.
Pimpinan Ponpes Baiturrahman An Nizhom, Buya Yahya Siregar SPd, menyampaikan bahwa wisuda tahun ini merupakan penamatan angkatan ke-11 sejak pesantren tersebut berdiri.
“Tahun ini ada 282 santri yang kami tamatkan, terdiri dari 104 santri tingkat MA dan 178 santri tingkat MTs. Kami berharap mereka menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ujarnya.
Selain prosesi wisuda, para santri juga menampilkan seni islami dan pembacaan ikrar santri. Dalam kesempatan itu, Kapolres Siak melalui Kapolsek Minas turut menyerahkan bibit pohon sebagai bentuk dukungan terhadap kepedulian lingkungan di kalangan santri.
Perwakilan wali santri menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengajar pesantren yang telah mendidik anak-anak mereka selama menempuh pendidikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pimpinan pesantren dan para ustaz yang telah membimbing anak-anak kami memahami ilmu agama dan Alquran. Semoga pesantren ini semakin maju dan terus melahirkan generasi Islami,” ungkap salah satu wali santri.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan pesantren, wali murid juga menyerahkan bantuan berupa dua unit laptop kepada pihak pondok pesantren.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 13.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
dan Kebudayaan Romy Lesmana, sementara Polres Siak diwakili Kapolsek Minas Kompol Syahrizal SH MH MSi.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat sejak lagu Indonesia Raya dikumandangkan hingga pembagian sertifikat izin. Namun, momen paling mengharukan terjadi saat para santri mencuci kaki kedua orang tua mereka sebagai simbol penghormatan dan rasa terima kasih atas perjuangan berkontribusi serta mendidik mereka.
Tangis haru pecah di antara wali santri yang hadir. Sejumlah orang tua tampak tak mampu menahan air mata saat anak-anak mereka bersimpuh memohon doa restu.
Pimpinan Ponpes Baiturrahman An Nizhom, Buya Yahya Siregar SPd, menyampaikan bahwa wisuda tahun ini merupakan penamatan angkatan ke-11 sejak pesantren tersebut berdiri.
“Tahun ini ada 282 santri yang kami tamatkan, terdiri dari 104 santri tingkat MA dan 178 santri tingkat MTs. Kami berharap mereka menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ujarnya.
Selain prosesi wisuda, para santri juga menampilkan seni islami dan pembacaan ikrar santri. Dalam kesempatan itu, Kapolres Siak melalui Kapolsek Minas turut menyerahkan bibit pohon sebagai bentuk dukungan terhadap kepedulian lingkungan di kalangan santri.
Perwakilan wali santri menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengajar pesantren yang telah mendidik anak-anak mereka selama menempuh pendidikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pimpinan pesantren dan para ustaz yang telah membimbing anak-anak kami memahami ilmu agama dan Alquran. Semoga pesantren ini semakin maju dan terus melahirkan generasi Islami,” ungkap salah satu wali santri.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan pesantren, wali murid juga menyerahkan bantuan berupa dua unit laptop kepada pihak pondok pesantren. MINAS – Suasana haru bercampur bangga halaman Pondok Pesantren Baiturrahman An Nizhom, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Sabtu, 23 Mei 2026. Sebanyak 282 santri dan santriwati resmi diwisuda dalam acara penamatan kelas XII dan IX serta Wisuda Tahfidz Tahun Ajaran 2025–2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu menampilkan sejumlah pejabat daerah, tokoh agama, wali santri, hingga masyarakat. Pemerintah Kabupaten Siak diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Romy Lesmana, sementara Polres Siak diwakili Kapolsek Minas Kompol Syahrizal SH MH MSi.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat sejak lagu Indonesia Raya dikumandangkan hingga pembagian sertifikat izin. Namun, momen paling mengharukan terjadi saat para santri mencuci kaki kedua orang tua mereka sebagai simbol penghormatan dan rasa terima kasih atas perjuangan berkontribusi serta mendidik mereka.
Tangis haru pecah di antara wali santri yang hadir. Sejumlah orang tua tampak tak mampu menahan air mata saat anak-anak mereka bersimpuh memohon doa restu.
Pimpinan Ponpes Baiturrahman An Nizhom, Buya Yahya Siregar SPd, menyampaikan bahwa wisuda tahun ini merupakan penamatan angkatan ke-11 sejak pesantren tersebut berdiri.
“Tahun ini ada 282 santri yang kami tamatkan, terdiri dari 104 santri tingkat MA dan 178 santri tingkat MTs. Kami berharap mereka menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ujarnya.
Selain prosesi wisuda, para santri juga menampilkan seni islami dan pembacaan ikrar santri. Dalam kesempatan itu, Kapolres Siak melalui Kapolsek Minas turut menyerahkan bibit pohon sebagai bentuk dukungan terhadap kepedulian lingkungan di kalangan santri.
Perwakilan wali santri menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengajar pesantren yang telah mendidik anak-anak mereka selama menempuh pendidikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pimpinan pesantren dan para ustaz yang telah membimbing anak-anak kami memahami ilmu agama dan Alquran. Semoga pesantren ini semakin maju dan terus melahirkan generasi Islami,” ungkap salah satu wali santri.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan pesantren, wali murid juga menyerahkan bantuan berupa dua unit laptop kepada pihak pondok pesantren.
Editor :Tim Sigapnews
Source : KORAMIL 03/MINAS