Antisipasi Lonjakan Sampah Idul Adha, Babinsa Patroli ke TPS Transdepo Air Hitam
Pekanbaru - Usai melaksanakan Salat Idul Adha 1447 H, aparat teritorial kembali menjalankan tugas kewilayahan dengan menyambangi titik-titik strategis di wilayah binaan.
Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Parjo melaksanakan patroli sekaligus komunikasi sosial di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Transdepo Air Hitam, Jalan Samsul Bahri, Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Binawidya, Rabu (27/5/2026).
Di lokasi, Serka Parjo mendapati sejumlah petugas Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) dari berbagai kelurahan tengah berkumpul. Mereka merupakan petugas yang mengantar sampah rumah tangga dari wilayah masing-masing ke TPS Transdipo Air Hitam sebelum selanjutnya diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat.
Suasana santai di bawah pondok penampungan dimanfaatkan para petugas untuk beristirahat sekaligus berdiskusi terkait teknis pengelolaan dan penanganan sampah. Pembahasan mengarah pada peningkatan volume sampah, terutama setelah perayaan Idul Adha.
Serka Parjo mengatakan keberadaan TPS Transdepo Air Hitam memiliki peran penting sebagai titik penghubung antara pengumpulan sampah dari kelurahan dan proses pembuangan akhir.
“Di sini titik kumpulnya. Petugas dari kelurahan antar ke TPS ini, baru nanti dibawa ke TPA di Muara Fajar Timur. Kalau di sini tidak terkontrol, dampaknya bisa ke mana-mana,” ujarnya.
Menurut Parjo, pasca hari besar keagamaan seperti Idul Adha, potensi lonjakan sampah rumah tangga meningkat signifikan, sehingga diperlukan koordinasi yang baik antar petugas di lapangan.
Sementara itu, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung Chaniago, saat dihubungi terpisah, menegaskan bahwa Babinsa memiliki peran penting dalam memastikan aktivitas masyarakat, termasuk pengelolaan lingkungan, berjalan dengan baik.
“Babinsa tidak hanya bicara keamanan. Hal seperti pengelolaan sampah ini juga bagian dari tanggung jawab wilayah. Kalau tidak diawasi, bisa jadi masalah serius,” tegasnya.
Ia menambahkan sinergi antara aparat kewilayahan dan petugas LPS menjadi kunci dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama pada momen-momen tertentu yang berpotensi meningkatkan volume sampah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sistem pengangkutan sampah dari tingkat kelurahan hingga ke TPA dapat berjalan lancar, sehingga tidak menimbulkan penumpukan yang berdampak pada kesehatan dan kenyamanan masyarakat.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 06 Sukajadi