Pertanian Kangkung Yonif 952 Imam Bulqin Hasil Melimpah
Yonif 952/Imam Bulqin bersama warga sukses budidayakan kangkung di Duri. Lahan 2.000 m² diolah dan dibina teknis sehingga tumbuh subur dan hasil menjanjikan.
DURI – Anggota Batalyon Infanteri 952/Imam Bulqin bersama masyarakat Kecamatan Mandau, Kabupaten Duri, Riau, sukses melaksanakan kegiatan pengembangan pertanian tanaman kangkung yang berjalan lancar dan memberikan hasil yang sangat menggembirakan, Jumat (29/5/2026).
Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya nyata meningkatkan ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha dan sumber pendapatan tambahan bagi warga desa.
Kegiatan yang dipusatkan di lahan produktif seluas lebih dari 2.000 meter persegi ini meliputi pengolahan tanah yang mendalam, pembuatan bedengan tanam, penanaman bibit unggul, hingga pemeliharaan dan pengaturan sistem pengairan yang baik dan teratur.
Para prajurit dan warga bekerja bahu-membahu dengan penuh semangat agar tanaman kangkung tumbuh subur, berdaun lebar, dan bebas dari serangan hama serta penyakit tanaman. Selain itu, lokasi lahan juga dipermudah akses jalannya agar proses perawatan hingga panen dan pengangkutan hasil tani dapat berjalan dengan cepat dan aman.
Komandan Batalyon Yonif 952/Imam Bulqin, Letkol Inf Andy Supartono S.S.T.Han, S.I.P menjelaskan bahwa pemilihan tanaman kangkung bukan tanpa alasan, mengingat jenis sayuran ini sangat mudah dibudidayakan, memiliki masa panen yang relatif singkat, serta memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan dan selalu dicari oleh pasar maupun masyarakat luas.
“Kami sengaja memilih kangkung karena tanaman ini sangat cocok dengan kondisi tanah dan iklim di sini, serta dapat dipanen hanya dalam waktu singkat. Kegiatan ini bukan sekadar menanam, tetapi kami juga mentransfer ilmu dan cara bertani yang tepat guna agar masyarakat mampu melakukannya secara mandiri dan berkelanjutan di masa mendatang,” tegas Letkol Inf Andy Supartono S.S.T.Han, S.I.P saat meninjau langsung lokasi pertanian.
Dalam pelaksanaannya, tim juga memberikan penyuluhan teknis lengkap mengenai cara memilih bibit yang berkualitas, pengaturan jarak tanam yang ideal, pemupukan yang seimbang, hingga cara memanen dan mengemas hasil tani agar tetap segar saat sampai ke tangan konsumen. Bantuan bibit dan sarana pendukung lainnya pun turut disalurkan agar petani tidak lagi mengalami kendala dalam memulai usaha pertanian ini.
Ketua Kelompok Tani Desa Mandau, Bapak Rusli mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih besar atas perhatian serta pendampingan yang diberikan oleh para anggota TNI.
“Selama ini kami hanya menanam seadanya dan hasilnya pun belum maksimal. Namun berkat bimbingan dan tenaga yang diberikan bapak-bapak prajurit, sekarang tanaman kami tumbuh sangat subur dan indah. Kami sangat yakin hasil panen kali ini akan melimpah dan harganya pun menguntungkan, sehingga kesejahteraan keluarga kami akan semakin terjamin,” ungkap Rusli dengan wajah yang penuh kegembiraan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kedekatan antara TNI dan rakyat. Sinergitas yang terbangun tidak hanya menghasilkan panen yang melimpah, tetapi juga mempererat persatuan dan persaudaraan, serta membangkitkan kembali semangat gotong royong yang merupakan budaya luhur bangsa Indonesia. Diharapkan langkah baik ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengembangkan potensi pertanian lokal.
Editor :Tim Sigapnews