Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Ajak Warga Peduli Lingkungan
Pekanbaru - Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Untuk itu, Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu M Fauzi mengajak warga ikut berperan aktif dalam patroli pencegahan karhutla saat melaksanakan monitoring wilayah di Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Binawidya, Selasa (2/6/2026).
Di sela kegiatan patroli, Sertu M Fauzi menyempatkan diri berinteraksi dengan warga setempat untuk menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Melalui komunikasi yang dilakukan secara langsung, Babinsa mengajak warga agar lebih peduli terhadap lingkungan serta turut berpartisipasi dalam kegiatan patroli karhutla di wilayah masing-masing.
Menurut Sertu M Fauzi, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam upaya pencegahan karhutla karena warga merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi lingkungan di sekitarnya.
"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayah agar tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran, segera laporkan kepada aparat terkait agar dapat ditangani dengan cepat," ujarnya.
Selain memberikan imbauan, Babinsa juga mengingatkan warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu terjadinya kebakaran yang lebih luas, terutama saat cuaca panas dan musim kemarau.
Warga menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung upaya pencegahan karhutla melalui peningkatan kepedulian terhadap lingkungan serta pelaporan dini apabila ditemukan potensi kebakaran di wilayah mereka.
Secara terpisah, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung Chaniago mengatakan bahwa kegiatan patroli dan komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa merupakan langkah preventif dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah binaan.
"Kami menginstruksikan seluruh Babinsa agar terus meningkatkan patroli dan komunikasi dengan masyarakat. Pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri oleh aparat, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat," katanya.
Danramil menegaskan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat sangat diperlukan guna meminimalisir risiko terjadinya karhutla yang dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan maupun aktivitas masyarakat.
Melalui kegiatan patroli dan komunikasi sosial yang rutin dilaksanakan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin meningkat sehingga potensi terjadinya kebakaran dapat dicegah sejak dini.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 06 Sukajadi