Titik Api Terdeteksi Sipongi, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Pekaitan Rohil
Petugas gabungan bersinergi melakukan pembasahan (cooling down) pada sisa-sisa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Pekaitan, Rokan Hilir, Rabu (3/6/2026).
Pekaitan – Tim gabungan lintas instansi bergerak cepat melakukan verifikasi dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kepenghuluan Sungai Besar, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, pada Rabu (03/06/2026).
Aksi tanggap darurat ini dipicu oleh munculnya titik panas (hotspot) yang terpantau melalui aplikasi Sipongi pada koordinat N 1°59'47,943" E 100°47'4.824", tepatnya di Jalan Kenanga.
Operasi pemadaman hari pertama ini dipimpin langsung oleh Danpos Ramil 01/Bangko Wilayah Kecamatan Pekaitan Serma Windi, di bawah arahan Wadan Ramil 01/Bangko Kapten Cba (K) Karnilawati. Upaya ini juga mendapat pengawasan langsung dari Camat Pekaitan Agus Winawan, S.Pd., M.IP, serta Kasubsektor Pekaitan Ipda Syufiar.
Puluhan personel dikerahkan demi melokalisir perambatan api, yang terdiri dari:TNI: 3 personel Koramil 01/BangkoPolri: 5 personel Polsek BangkoKecamatan: 5 orang stafMasyarakat Peduli Api (MPA): 5 anggotaWarga Lokal: 5 orangSwasta: 12 personel pemadam dari PT Jatim
Medan menuju sasaran kebakaran terbilang cukup berat. Tim harus menempuh jarak kurang lebih 45 kilometer dari Koramil 01/Bangko dan terpaksa menggunakan 10 unit kendaraan roda dua untuk menembus akses lokasi.
Berdasarkan identifikasi awal, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 6 Hektar (Ha). Lahan tersebut merupakan area gambut tebal yang ditumbuhi semak belukar.
Kondisi di lapangan diperparah oleh beberapa faktor yaitu suhu sangat panas di lokasi sehingga mempercepat perambatan kobaran api sementara itu sumber air di sekitar lokasi sangat jauh.
Untuk mengatasi keterbatasan, tim mengandalkan 2 unit mesin ministriker, 10 gulung selang buang, 2 buah nozel, serta 2 buah selang hisap untuk menyiram sisa bara api di dalam gambut. Mengenai penyebab pasti kebakaran dan kepemilikan lahan seluas 6 Ha tersebut, saat ini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak Polsek Bangko.
Berdasarkan pantauan visual terakhir, kondisi api sudah mulai berhasil ditekan. Namun, kepulan asap dan beberapa titik api kecil masih terlihat keluar dari permukaan tanah gambut. Tim gabungan dipastikan tetap bersiaga di lokasi untuk melanjutkan proses pembasahan (cooling down) guna memastikan api benar-
benar padam total.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Tim Pendam XIX