Puting Beliung Terjang Desa Api-Api, Danramil 05/Bukit Batu Kerahkan Personel Bantu Evakuasi
BENGKALIS — Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Minggu pagi (7/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Bencana alam tersebut mengakibatkan bangunan SMP Negeri 1 Bandar Laksamana, satu unit taman kanak-kanak (TK), serta tiga rumah warga mengalami kerusakan parah.
Kuatnya terpaan angin membuat atap bangunan menjadi lebih baik, plafon runtuh, dan sejumlah fasilitas pendidikan porak-poranda. Sedikitnya 20 ruangan di SMPN 1 Bandar Laksamana mengalami kerusakan, mulai dari ruang kelas, kantor, laboratorium hingga rumah dinas kepala sekolah.
Menangapi kejadian tersebut, Danramil 05/Bukit Batu Kapten Inf Ucok Doni Samosir langsung mengerahkan personel Babinsa ke lokasi untuk membantu proses membantu dan membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan.
Babinsa bersama Kepala Desa Api-Api dan masyarakat tampak bergotong royong membersihkan material bangunan yang roboh serta menyelamatkan dokumen dan inventaris sekolah yang masih bisa diamankan.
Danramil 05/Bukit Batu Kapten Inf Ucok Doni Samosir mengatakan kehadiran personel TNI di lokasi merupakan bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
“Begitu menerima informasi adanya bencana puting beliung, personel langsung kami kerahkan ke lokasi untuk membantu melakukan evakuasi masyarakat dan pembersihan bangunan yang rusak,” ujar Danramil.
Kapten Inf Ucok Doni Samosir juga menyampaikan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana maupun kondisi darurat lainnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Bandar Laksamana, Yorafitriyani, mengaku dirinya berada di rumah dinas saat angin puting beliung menerjang kawasan sekolah.
"Saya tidak berani keluar karena anginnya sangat kencang dan listrik padam. Setelah reda, saya melihat hampir seluruh ruangan sekolah rusak dan hancur," ungkapnya.
Akibat kerusakan tersebut, aktivitas belajar mengajar di SMPN 1 Bandar Laksamana untuk sementara waktu diliburkan. Hingga kini proses evakuasi dan pembersihan masih terus dilakukan oleh aparat bersama masyarakat.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun warga masih diliputi trauma akibat dahsyatnya puting beliung yang menghancurkan desa mereka dalam waktu singkat.(Ramil05BB)
Editor :Tim Sigapnews