Patroli Karhutla Minas Diperketat, Titik Rawan Terus Dipantau
SUNGAI MANDAU – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat jajaran Koramil 03/Minas. Pada Selasa (9/6/2026), Babinsa Koramil 03/Minas, Pelda Benriyadi, turun langsung melakukan patroli di kawasan rawan karhutla di RT 01/RW 03 Kampung Lubuk Umbut, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak.
Patroli yang berlangsung di bawah cuaca cerah itu difokuskan pada pemantauan kondisi lahan dan deteksi dini potensi titik api. Hingga kegiatan berakhir, petugas tidak menemukan adanya kebakaran maupun indikasi kebakaran yang memerlukan proses pemadaman dan pendinginan.
Di lapangan, Pelda Benriyadi tidak bekerja sendiri. Ia didampingi unsur gabungan yang terdiri dari satu anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), satu personel security, serta satu anggota Regu Pemadam Kebakaran (RPK). Tim menyusuri sejumlah area yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap munculnya kebakaran lahan, terutama saat cuaca cenderung panas dan minim curah hujan.
Patroli dilakukan pada titik koordinat 0°54'56,157" LU dan 101°33'18,205" BT. Lokasi tersebut masuk dalam wilayah pengawasan yang rutin dipantau sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.
Pelda Benriyadi menegaskan bahwa patroli rutin merupakan langkah penting untuk mencegah munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran besar.
“Patroli terus kami lakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran lahan. Pencegahan menjadi prioritas utama agar wilayah tetap aman dari karhutla,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi deteksi dini yang diterapkan Koramil 03/Minas bersama unsur terkait. Selain melakukan pemantauan lapangan, petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan asap atau tanda-tanda kebakaran.
Hingga Selasa sore, situasi di wilayah patroli terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan titik api, proses pemadaman nihil, dan kegiatan pendinginan juga tidak diperlukan. Kondisi tersebut menunjukkan langkah pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan masih berjalan efektif dalam menjaga kawasan tetap bebas dari ancaman karhutla.
Patroli serupa akan terus digelar secara berkala guna memastikan wilayah Kecamatan Sungai Mandau tetap berada dalam kondisi aman, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.SIAK – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat jajaran Koramil 03/Minas. Pada Selasa (9/6/2026), Babinsa Koramil 03/Minas, Pelda Benriyadi, turun langsung melakukan patroli di kawasan rawan karhutla di RT 01/RW 03 Kampung Lubuk Umbut, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak.
Patroli yang berlangsung di bawah cuaca cerah itu difokuskan pada pemantauan kondisi lahan dan deteksi dini potensi titik api. Hingga kegiatan berakhir, petugas tidak menemukan adanya kebakaran maupun indikasi kebakaran yang memerlukan proses pemadaman dan pendinginan.
Di lapangan, Pelda Benriyadi tidak bekerja sendiri. Ia didampingi unsur gabungan yang terdiri dari satu anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), satu personel security, serta satu anggota Regu Pemadam Kebakaran (RPK). Tim menyusuri sejumlah area yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap munculnya kebakaran lahan, terutama saat cuaca cenderung panas dan minim curah hujan.
Patroli dilakukan pada titik koordinat 0°54'56,157" LU dan 101°33'18,205" BT. Lokasi tersebut masuk dalam wilayah pengawasan yang rutin dipantau sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.
Pelda Benriyadi menegaskan bahwa patroli rutin merupakan langkah penting untuk mencegah munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran besar.
“Patroli terus kami lakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran lahan. Pencegahan menjadi prioritas utama agar wilayah tetap aman dari karhutla,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi deteksi dini yang diterapkan Koramil 03/Minas bersama unsur terkait. Selain melakukan pemantauan lapangan, petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan asap atau tanda-tanda kebakaran.
Hingga Selasa sore, situasi di wilayah patroli terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan titik api, proses pemadaman nihil, dan kegiatan pendinginan juga tidak diperlukan. Kondisi tersebut menunjukkan langkah pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan masih berjalan efektif dalam menjaga kawasan tetap bebas dari ancaman karhutla.
Patroli serupa akan terus digelar secara berkala guna memastikan wilayah Kecamatan Sungai Mandau tetap berada dalam kondisi aman, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : KORAMIL 03/MINAS