Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Intensifkan Patroli dan Sosialisasi Pencegahan Karhutla
Pekanbaru – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan oleh aparat teritorial di wilayah Kota Pekanbaru.Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga lingkungan serta mengantisipasi terjadinya Karhutla,
Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Hari Surachman, melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla di sejumlah titik rawan di Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Selasa (9/6/2026).
Patroli dilakukan dengan menyusuri beberapa wilayah yang dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran lahan, di antaranya Jalan Sumatra RT 02 RW 12, Jalan Sialang Bungkuk RT 01 RW 12, Jalan Simpang Badak Hang Tuah, serta Jalan Sekuntum yang seluruhnya berada di Kelurahan Sialang Sakti.
Dalam kegiatan tersebut, Serda Hari Surachman tidak hanya memantau kondisi lahan dan lingkungan sekitar, tetapi juga aktif memberikan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat. Warga yang ditemui di sepanjang jalur patroli diberikan pemahaman mengenai bahaya dan dampak pembakaran hutan maupun lahan, baik terhadap kesehatan, lingkungan hidup, maupun aktivitas perekonomian masyarakat.
Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya Karhutla. Oleh karena itu, pendekatan persuasif dan komunikasi langsung terus dilakukan agar masyarakat memahami bahwa membuka lahan dengan cara membakar dapat menimbulkan kerugian besar serta berpotensi melanggar hukum.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain merusak lingkungan, asap yang ditimbulkan juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat. Pencegahan harus dilakukan bersama-sama agar wilayah kita tetap aman dari ancaman Karhutla,” ujar Serda Hari Surachman.
Kegiatan patroli dan sosialisasi ini turut melibatkan tiga orang anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) yang mendampingi Babinsa dalam melakukan pemantauan lapangan. Sinergi antara TNI dan masyarakat tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap area-area yang dianggap rawan terbakar. Pemantauan meliputi kondisi cuaca, tingkat kekeringan lahan, serta memastikan tidak adanya aktivitas pembakaran yang dilakukan masyarakat.
Berdasarkan hasil patroli di wilayah sekitar Posko Karhutla dengan titik koordinat Latitude 0.498516° dan Longitude 101.507152°, kondisi lapangan terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan hotspot, titik api, maupun titik asap yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa upaya pencegahan yang dilakukan aparat bersama masyarakat berjalan dengan baik.
Untuk mendukung pelaksanaan patroli, tim juga dilengkapi satu unit sepeda motor patroli yang digunakan untuk menjangkau berbagai lokasi pemantauan, termasuk area dengan akses jalan terbatas.
Danramil 07/Tenayan Raya melalui para Babinsa terus menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla. Mengingat Provinsi Riau merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap kebakaran lahan saat musim kemarau, patroli rutin dan sosialisasi kepada masyarakat akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga budaya menjaga lingkungan tanpa melakukan pembakaran lahan dapat terus terpelihara demi terciptanya wilayah yang aman, sehat, dan bebas dari Karhutla.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 07 Tenayan Raya