Patroli Karhutla Intensif, Babinsa Edukasi Warga Agar Tidak Membakar Lahan
Babinsa Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu Fretriadi yang melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah Jalan Toman RT 03/RW 06, Kelurahan Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai Barat, Sabtu (13/6/2026).
Pekanbaru - Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan aparat teritorial di wilayah Kota Pekanbaru. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu Fretriadi yang melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah Jalan Toman RT 03/RW 06, Kelurahan Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai Barat, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan patroli tersebut dilakukan bersama dua personel Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi saat musim kemarau.
Selain memantau kondisi wilayah yang dianggap rawan, Babinsa Kelurahan Muara Fajar Barat juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Karhutla serta dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Sertu Fretriadi mengatakan patroli rutin dilakukan untuk memastikan wilayah binaan tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
"Kami terus melakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain melanggar aturan, tindakan tersebut dapat menimbulkan kerugian besar bagi lingkungan dan masyarakat sekitar," ujarnya.
Menurut Adi, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan Karhutla. Oleh karena itu, warga diimbau segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan adanya titik api, asap maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
"Dengan kerjasama yang baik antara aparat dan masyarakat, potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas," tambahnya.
Berdasarkan hasil patroli yang dilakukan, kondisi wilayah terpantau aman. Tidak ditemukan adanya titik panas (hotspot), titik api maupun titik asap di lokasi patroli.
Munthe, salah seorang warga setempat menyambut baik kegiatan patroli dan sosialisasi yang dilakukan Babinsa bersama MPA. Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini karena memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran lahan. Kami juga siap membantu melaporkan jika menemukan tanda-tanda kebakaran," ujarnya.
Terpisah, Danramil 08/Rumbai Barat Kapten Inf Simon Petrus Ginting, saat dihubungi mengatakan bahwa patroli dan sosialisasi Karhutla merupakan kegiatan rutin dilaksanakan Babinsa guna meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah binaan.
"Kami menginstruksikan seluruh Babinsa agar terus aktif melaksanakan patroli dan memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama di wilayah yang berpotensi terjadi Karhutla. Pencegahan harus dilakukan secara maksimal karena dampak kebakaran hutan dan lahan sangat merugikan masyarakat maupun lingkungan," katanya
Kapten Simon Ginting menambahkan keberhasilan pencegahan Karhutla tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan melaporkan setiap potensi kebakaran yang ditemukan.
"Sinergi antara TNI, pemerintah, MPA dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya Karhutla. Kami berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan terus meningkat sehingga wilayah Rumbai Barat tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan," pungkasnya. (Pendim 0301).
Editor :Pendam XIX